Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata, PLTU Biomassa Bisa Jadi Peluang Bisnis

Antara , Jurnalis-Selasa, 22 Juni 2021 |18:48 WIB
Ternyata, PLTU Biomassa Bisa Jadi Peluang Bisnis
Listrik (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis co-firing biomassa dapat membuka lapangan kerja dan peluang bisnis baru. Dengan teknologi ini, sampah dapat menjadi bahan bakar untuk menghasilkan energi.

Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Sahid Junaidi mengatakan biomassa untuk co-firing bisa diambil dari limbah pertanian, industri pengolahan kayu, rumah tangga serta tanaman energi yang dibudidayakan sehingga bisa memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Pembangkit Indonesia Power Semarang Kebakaran, Pasokan Listrik Aman?

"Co-firing berdampak positif kepada pengembangan ekonomi kerakyatan karena dapat membuka lapangan kerja dan peluang bisnis di sektor biomassa khususnya yang berbasis sampah dan limbah," kata Sahid dilansir dari Antara, Selasa (22/6/2021).

Dia menjelaskan bahwa menjaga pasokan bahan baku biomassa dengan tetap memperhatikan aspek keekonomian menjadi tantangan terbesar dalam implementasi co-firing.

Baca Juga: Sukses Jadi Orang Kaya Berharta Rp15,7 Triliun dari Pembangkit Listrik

Suplai sampah yang stabil penting agar harga listrik tetap terjangkau dan tidak melebihi biaya pokok penyediaan.

"Kami mendukung upaya PLN untuk terus mencari peluang-peluang pemanfaatan biomassa melakukan komitmen dengan pemasok," kata Sahid.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement