Share

4 Kerugian Pakai Pinjol Ilegal, Bunganya Tinggi Banget!

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 26 Juni 2021 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 622 2431191 4-kerugian-pakai-pinjol-ilegal-bunganya-tinggi-banget-uWRAqI7O5r.jpg Praktik Pinjol (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pinjaman online (pinjol) ilegal tengah marak di kalangan masyarakat. Pinjol ilegal adalah layanan pembiayaan yang disediakan oleh perorangan ataupun badan tertentu secara online/daring.

Sayangnya, pinjol ilegal tidak terdaftar dan berbadan hukum. Sehingga, proses kerjanya juga kerap tidak mengikuti prosedur yang sudah dibuat oleh pemerintah Indonesia dan berpotensi penipuan.

Baca Juga: Warga Tulungagung Bunuh Diri, Depresi Akibat Tagihan Pinjaman Online

Adapun, pinjaman online ilegal atau yang biasa disingkat sebagai pinjol ilegal merupakan layanan pinjaman/pembiayaan yang dilakukan secara online, tapi tidak berbadan hukum dan sesuai aturan sistem keuangan yang berlaku di Indonesia.

Pinjaman online ilegal berbahaya untuk digunakan karena pembiayaan yang Anda dapatkan tidak berdasarkan peraturan yang berlaku. Ada potensi penipuan yang besar dan bisa membuat Anda terlilit utang besar. Jadi, bukannya mendapatkan bantuan dana segar, justru Anda malah semakin terpuruk dalam jurang kemiskinan.

Baca Juga:Pinjol Ilegal Meresahkan, RUU Perlindungan Data Pribadi Harus Dipercepat

Berdasarkan riset dari OCBC NISP, Berikut Kerugian Pakai Pinjol Ilegal:

1. Data tercuri

Aplikasi pinjaman online ilegal biasanya akan meminta data pribadi serta akses terhadap setiap fitur dalam gawai Anda. Hal ini berbahaya karena jika sobat OCBC NISP mengiyakan, data Anda bisa tercuri. Contohnya seperti nomor-nomor yang ada dalam kontak, gambar di galeri, dan sebagainya.

2. Bunga tinggi

Pinjaman online ilegal umumnya menawarkan bunga yang rendah di awal untuk menarik korban. Berikutnya, saat pinjaman sudah diberikan, bunga akan dinaikkan sesuka hati oleh penyelenggara pembiayaan. Oleh sebab itu, bunga pinjaman yang Anda dapatkan bisa jadi lebih besar dari pokok pinjaman.

Hal tersebut membuat seorang yang terlanjur meminjam kesulitan untuk melunasi pinjamannya.

3. Debt collector

Jika Anda tidak membayar angsuran tepat waktu atau bahkan tidak mampu membayar angsuran, akan ada debt collector yang melakukan segalanya agar angsuran tetap berjalan. Tidak jarang debt collector pinjaman online ilegal yang juga melakukan kekerasan terhadap peminjam saat menagih utang.

4. Keluarga dan Teman

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, aplikasi pinjaman online ilegal bisa membaca data Anda, termasuk kontak yang tersimpan dalam gawai.

Pinjaman online ilegal biasanya juga akan menghubungi keluarga, kerabat, maupun teman jika tidak bisa dihubungi, mereka akan terus menanyakan hingga angsuran didapatkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini