Tegas! Anak Buah Luhut Ingatkan Jangan Timbun Oksigen

Dita Angga R, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 320 2435478 tegas-anak-buah-luhut-ingatkan-jangan-timbun-oksigen-c9EubFqkEK.jpg Jumlah Stok Oksigen Menipis karena Kasus Covid Meningkat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pasokan oksigen di beberapa wilayah menipis karena melonjaknya kasus positif Covid-19. Pemerintah pun membuka opsi untuk impor oksigen.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marinvest) Jodi Mahardi mengatakan, pemerintah terus berusaha mencari pasokan oksigen untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Bahkan Jodi menyebut pemerintah membuka opsi untuk mengimpor oksigen.

Baca Juga: Harga Tempe dan Tahu di RI Segera Turun

“Kita menyadari ketersediaan oksigen terbatas maka dari itu pemerintah akan terus mengusahakan dan mencari jumlah oksigen secara maksimal dengan berbagai cara. Baik di industri lokal maupun menyiapkan opsi impor oksigen. Saat ini keselamatan rakyat adalah hukum utama,” ungkapnya dalam konferensi persnya, Minggu (4/7/2021).

Dia pun mengimbau masyarakat agar tidak menimbun oksigen jika tidak membutuhkannya. Dia menegaskan bahwa oksigen diperuntukkan bagi yang membutuhkan.

Baca Juga: Tegas, Sanksi Rp2 Miliar Bagi yang Timbun dan Jual Obat Covid-19 Harga Tinggi

“Bagi masyarakat umum yang tidak menghadapi situasi kritis merawat pasien Covid-19, jangan menimbun oksigen. Kita prioritaskan untuk menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita saat ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengimbau masyarakat untuk mendapatkan panduan praktis pertolongan pertama pada pasien yang kadar oksigen pada oxymeternya di bawah 90.

“Dari kemenkes, dari para dokter dan perawat yang kita kenal atau lewat telemedis atau berbagai konten edukatif di bermacam saluran medsos. Pelajari dan praktekkan agar kita dapat segera mendapatkan pertolongan awal,” pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini