Erick Thohir Pastikan Listrik PLN Bantu Operasional RS dan Pabrik Oksigen

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 320 2436715 erick-thohir-pastikan-listrik-pln-bantu-operasional-rs-dan-pabrik-oksigen-pwGF7WJ8zt.jpg Menteri BUMN Erick Thohir Sidak ke UIP2B PLN. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jawa, Madura, Bali milik PT PLN (Persero) pada, Selasa malam (6/7/2021). Dirinya ingin memastikan kinerja sistem kelistrikan untuk mendorong operasional pabrik oksigen.

Erick didampingi Tim Kementerian BUMN dan langsung memantau sejumlah sistem operasional kelistrikan, seperti mezzanine atau alur listrik.

"Saya datang ke sini bukan mau marah-marah, mau aneh-aneh, saya ingin mensupport, memastikan kondisi apa yang ingin kita bantu. Alhamdulillah, tadi saya ke sini ngerti, oh renewable energy sudah disiapkan PLN, salah satunya monitoring ini harus diubah," ujar Erick saat bertemu dengan General manager UIP2B Jawa, Madura, Bali di lokasi, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga: Menteri ESDM: Listrik Blok Rokan Perkuat Migas Nasional

Mantan Bos Inter Milan itu meminta agar kondisi listrik UIP2B Jawa, Madura, Bali bisa mendorong kinerja perusahaan oksigen. Sebab, dalam beberapa kali pertemuan dengan manajemen perusahaan oksigen ada sejumlah keluhan perihal sistem kelistrikan.

"Yang mau saya cek dengan kondisi seperti ini, tentu kepastian listrik diperlukan, ada rumah sakit, pabrik oksigen, nah beberapa kali saya rapat ada keluhan dari pabrik oksigen," katanya.

Kementerian BUMN bersama PT PLN (Persero) akan melakukan kerjasama dengan perusahaan oksigen. Tujuannya, agar supply oksigen untuk keperluan rumah sakit tetap terpenuhi dengan baik. Rencananya, kerja sama itu dimulai dengan agenda video konferensi.

Baca Juga: PLN Pakai Duit Sendiri Akusisi Pembangkit Listrik Blok Rokan

"Saya sudah menawarkan dengan pabrik oksigen saya telpon pak Zul, Pak Dirut tadi pagi, kita video konferensi antara PLN dan pabrik oksigen dengan saya, kita terbuka untuk menyampaikan, inikan ada isu, tetiba saya di kontak, ini kedip, kalau saya tahu kedip- kedipan Pak, karena PLN kedip, pabriknya sendiri terhenti, tetapi penyampaian teman-teman PLN kepada saya," ungkap dia

Sementara itu, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mencatat, pentingnya pasokan oksigen untuk kebutuhan medis penting dalam situasi pandemi Covid-19. Pernyataan tersebut sekaligus merespon langkah Menteri BUMN Erick Thohir tang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jawa, Madura dan Bali di Depok, Jawa Barat.

Dia mencatat, pentingnya pasokan oksigen di tengah lonjakan kasus Covid-19 dalam negeri, sudah dibahas dalam rapat koordinasi dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri perindustrian Arifin Tasrif bersama PLN dan Produsen oksigen di Jawa dan Bali.

Dalam rapat tersebut, ditekankan semua wajib memberikan kontribusi dalam penyediaan oksigen untuk kebutuhan medis.

"Kami berkomitmen memberikan semua sumber daya, kemampuan, kekuatan PLN untuk membantu dan memastikan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan, khususnya yang menjadi prioritas dalam penanganan pandemi Covid-19," kata Zulkifli.

Untuk itu, pegawai PLN yang secara tugasnya kritikal, seperti dispatcher, operator, pemeliharaan, penanganan gangguan, regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), call center, security, pelaksana dan pengawas proyek di lapangan, akan tetap bekerja seperti biasa namun tetap dengan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Saat ini, PLN berkomitmen memberikan keandalan pasokan listrik bagi 29 Pabrik Produsen Oksigen (Objek Super Prioritas) yang tersebar di Jawa Bali yaitu PT Samator Group, PT Air Product, PT Air Liquide, PT Linde dan PT Iwatani.

Selain itu, PLN juga membentuk Tim Teknis untuk berkoordinasi mencari solusi dan membantu pelanggan. Komunikasi dan kolaborasi antara PLN dan pelanggan dinilai meningkatkan pasokan listrik.

PLN juga menyiagakan 1.786 unit kendaraan bermotor dan 789 unit peralatan pendukung seperti Genset, Uninterruptible Power Supply (UPS), dan Unit Gardu Bergerak (UGB)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini