Sidak saat PPKM Darurat, Erick Thohir: Bukan Mau Marah, Saya Ingin Support

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 320 2436932 sidak-saat-ppkm-darurat-erick-thohir-bukan-mau-marah-saya-ingin-support-NL2H0EKVSF.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir melakukan inspeksi mendadak (sidak) saat PPKM Darurat di lokasi Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jawa, Madura, Bali milik PT PLN (Persero) pada Selasa (6/7/2021) malam. Erick ingin memastikan kinerja sistem kelistrikan untuk mendorong operasional pabrik oksigen.

Baca Juga: Diperintahkan Erick Thohir, Pasokan Oksigen Dikirim ke RS Rujukan Covid-19

"Saya datang ke sini bukan mau marah-marah, mau aneh-aneh, saya ingin mensupport, memastikan kondisi apa yang ingin kita bantu. Alhamdulillah, tadi saya ke sini ngerti, oh renewable energy sudah disiapkan PLN, salah satunya monitoring ini harus diubah," ujarnya saat bertemu dengan General Manager UIP2B Jawa, Madura, Bali Suroso Isnandar, dilansir dari keterangan resmi (7/7/2021).

Baca Juga: Erick Thohir Angkat Mantan Wamendag Jadi Komisaris Utama RNI

Menteri BUMN Erick Thohir turun langsung dalam memastikan kontribusi BUMN dalam memenuhi kebutuhan oksigen dan obat-oabatan. Selain memastikan distribusi dan harga obat yang memadai lewat BUMN sektor farmasi, BUMN juga ikut memastikan ketersediaan tabung oksigen untuk sejumlah rumah sakit.

Erick Thohir mengatakan, Perusahaan-perusahaan BUMN strategis seperti Pertamina Group termasuk di dalamnya adalah PGN, Krakatau Steel dan Pupuk Indonesia Group yang di dalamnya ada Petrokimia dan juga PUSRI. Tak kalah penting, Pelindo ikut aktif dalam infratruktur logistiknya.

Sebelumnya, Erick Thohir juga melakukan sidak ke Kimia Farma untuk memastikan ketersediaan obat dan vitamin yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Sidak ini berawal dari adanya laporan harga obat dan vitamin yang meroket di pasaran. Saat ditanya apakah tidak takut terpapar gencar lakukan Sidak di saat angka Covid melonjak, Erick menjawab “Ini risiko pemimpin”.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini