PPKM Darurat, Apa Dampaknya ke Bisnis Bank?

Rabu 07 Juli 2021 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 320 2437151 ppkm-darurat-apa-dampaknya-ke-bisnis-bank-zKNYSERKH7.jpg Perbankan (Foto: Shutterstcok)

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yakin kinerja perseroan tetap terjaga di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Direktur Risk Management and Transformation Bank BTN Setiyo Wibowo mengatakan penyebaran varian delta COVID-19 memang menyebabkan adanya tekanan baru terhadap situasi ekonomi.

Baca Juga:Menko Luhut: Masyarakat Harus Patuh Prokes, Kita Tidak Bisa Main-Main Lagi

Dia juga prihatin atas peningkatan kasus yang terjadi akibat varian baru tersebut. Menghadapi situasi tersebut, Setiyo menjelaskan perseroan telah sejak awal memasang strategi untuk tetap fokus ke sektor perumahan dengan mengincar segmen mass affluent dan first home buyer untuk menekan lonjakan kredit bermasalah.

"Dan selama tiga bulan terakhir realisasi kredit baru sudah sangat positif dibandingkan dengan periode sebelum pandemi yakni pada kuartal I 2020. Sehingga kami optimistis mampu melalui pandemi dengan baik dengan terus mendukung sektor perumahan," ujar Setiyo dilansir dari Antara, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga: Disemprot Anies, Ini 'Dosa' Equity Life Langgar Aturan PPKM Darurat

Selain itu, Setiyo mengatakan Bank BTN juga telah mengeksekusi berbagai strategi di masa pandemi di antaranya berkolaborasi dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk menghadirkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga rendah.

"Saat ini kami memfokuskan semua proses bisnis bisa digital. Kami juga terus berinovasi untuk menciptakan ekosistem perumahan yang akan mengubah peta sektor perumahan," kata Setiyo.

Dukungan dari pemerintah, lanjut Setiyo, juga menjadi bantalan kuat yang membantu Bank BTN dapat melalui gelombang pandemi tersebut. Bahkan, perseroan mencatatkan kinerja pertumbuhan positif di masa pandemi.

"Selama pandemi, kami juga dapat tumbuh dengan baik tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintah seperti dana PEN atau Pemulihan Ekonomi Nasional, penjaminan untuk kontraktor dan developer, subsidi bunga, restrukturisasi, hingga tambahan kuota subsidi," ujar Setiyo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini