Erick sendiri sudah mengusulkan PMN BUMN sebesar Rp106 triliun untuk tahun anggaran 2021 dan 2022. Adapun total anggaran terdiri atas Rp33,9 triliun merupakan tambahan PMN 2021, sementara Rp72,449 triliun merupakan PMN baru untuk tahun anggaran 2022.
"Dari rapat bulanan kami dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) angka ini belum ketemu. Tapi kurang lebih sudah 90% dan kami tetap memberanikan diri meminta dukungan kepada anggota dewan agar angka ini bisa menjadi support," ujar Erick.
Dia menilai PMN sebagai instrumen yang dibutuhkan BUMN dalam menjalankan penugasan pemerintah.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.