Produksi Perikanan Tangkap Tunjukkan Tren Positif meski PPKM Darurat

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 11 Juli 2021 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 11 320 2438987 produksi-perikanan-tangkap-tunjukkan-tren-positif-meski-ppkm-darurat-XeSUkNxXyE.jpg Produksi Perikanan Tangkap Meningkat di Tengah PPKM Darurat. (Foto: okezone.com/KKP)

JAKARTA - KKP mencatat produksi perikanan tangkap di pelabuhan menunjukkan tren positif di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Aktivitas di pelabuhan perikanan tetap berjalan dengan protokol kesehatan ketat untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dari sektor kelautan dan perikanan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Muhammad Zaini mengatakan, pelabuhan perikanan menjadi titik penting untuk menunjang sektor pangan. Produk perikanan menjadi salah satu bahan pangan berprotein tinggi untuk menjaga dan memperkuat daya tahan tubuh masyarakat.

"Meskipun PPKM Darurat dilaksanakan di Jawa-Bali, seluruh pelabuhan perikanan di Indonesia kita terus imbau agar tetap melaksanakan protokol kesehatan. Tidak hanya untuk para pelaku usaha dan nelayan, juga untuk menjaga higienitas produk perikanan hasil tangkapan nelayan," ujarny, Minggu (11/7/2021).

Baca Juga: RI Minta Bantuan Prancis Bebaskan Tarif 500 Produk Ikan ke Uni Eropa

Sementara itu, Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Jakarta yang menjadi pelabuhan perikanan di ibu kota menunjukkan tren peningkatan produksi perikanan tangkap. Pada Semester I Tahun 2021, total produksinya mencapai 85.943 ton atau senilai Rp1,782 triliun.

"Di sini kapal perikanan skala industri mendominasi dengan ikan tangkapan untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor. Produk unggulannya antara lain cumi-cumi, ikan tuna, ikan layang dan ikan cakalang," kata Kepala PPS Nizam Zachman Jakarta, Bagus Oktori Sutrisno.

Baca Juga: Belum Dapat Izin, Eksplorasi Tambang Emas di Pulau Sangihe Ilegal

Produksi perikanan tangkap di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan, Jawa Timur juga menunjukkan geliat perekonomian terus berjalan. Ikan dominan yang didaratkan adalah ikan kurisi, kuniran, kapas-kapas, kakap merah, kerapu, manyung, swanggi, dan cumi-cumi. Per hari jumlah kapal yang melakukan pembongkaran ikan sebanyak 50 unit dengan rata-rata 100-150 ton ikan didaratkan.

"Pada Semester I Tahun 2021, total produksinya mencapai 24.334 ton atau senilai Rp437,17 miliar. Kapal perikanan yang beroperasi di PPN Brondong didominasi ukuran 10-30 GT, meskipun tak sedikit pula kapal nelayan berukuran kurang dari 10 GT," ungkap Kepala PPN Brondong, Ibrahim.

Sedangkan di luar pulau Jawa, hal positif dapat terlihat dari hasil produksi perikanan tangkap di PPS Bitung, Sulawesi Utara. Total produksi perikanan yang didominasi ikan tuna, cakalang, layang dan tongkol ini mencapai 23.534 ton pada Semester I.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini