Share

Sri Mulyani Tunda Cairkan Belanja Negara yang Bukan Prioritas

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 320 2439387 sri-mulyani-tunda-cairkan-belanja-negara-yang-bukan-prioritas-vUydv3RscB.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merealokasi anggaran di setiap Kementerian dan Lembaga. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan akan menunda belanja negara yang bukan prioritas akan ditunda. Hal ini seiring peningkatan kasus Covid-19 yang terus tinggi

"Dengan kenaikan Covid maka kami melakukan refocusing, belanja tidak prioritas bisa ditunda dan diarahkan ke belanja PPKM darurat," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (12/7/2021).

Kata dia, sebanyak Rp1.929 triliun atau 92,8% anggaran belanja negara akan dipakai tahun ini. Belanja yang bakal dibelanjakan yaitu untuk pembayaran tunjangan kinerja (Tukin) THR serta kebutuhan penanganan Covid-19.

Baca Juga: Insentif Tenaga Kesehatan di Daerah Baru Cair Rp900 Miliar dari Alokasi Rp8,1 Triliun

"Ini dibandingkan tahun lalu akan ada kenaikan baik dari sisi minimal dan persentase penyerapannya," katanya

Dia menambahkan akselerasi vaksinasi dan pembatasan mobilitas, akan menentukan laju pemulihan ekonomi yang membutuhkan mobilisasi dana dan SDM daerah yang sangat besar.

Baca Juga: Anggaran Pengadaan Vaksin Covid-19 Capai Rp10,2 Triliun

“Peningkatan kasus Covid-19 dengan varian baru menimbulkan downside risk untuk laju pemulihan ekonomi," imbuhnya.

Selanjutnya, Pemerintah kembali melakukan pengetatan mobilitas melalui PPKM Darurat. Adapun pengetatan ini membutuhkan tambahan anggaran untuk membantu sisi kesehatan dan juga perlindungan sosial.

"Ini yang menggambarkan APBN kita harus dinamis dan responsif. Kita enggak pernah tahu kenaikan Covid kapan terjadi dan bentuknya seperti apa, yang kita upayakan agar tidak semakin buruk dan masyarakat terlindungi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini