Vaksin Berbayar di Kimia Farma Ditunda karena Kurang Sosialisasi

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 320 2439592 vaksin-berbayar-di-kimia-farma-ditunda-karena-kurang-sosialisasi-rNnEWeZkLM.jpg Kimia Farma Tunda Pelayanan Vaksin Gotong Royong Individu. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu yang harusnya dilakukan Kimia Farma hari ini batal dilakukan. Penyebabnya karena masih kurangnnya sosialisasi secara maksimal kepada masyarakat.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, kurangnya sosialisasi menyebabkan penundaan pelaksanaan vaksinasi gotong royong bersifat berbayar tersebut.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Berbayar Ditunda, Saham Kimia Farma Menguat 12%

"Masih kurang sosialisasi," tulis Arya, melalui akun Twitternya sekaligus menjawab pertanyaan salah satu warga net, dikutip Senin (12/7/2021).

Manajemen Kimia Farma pun sudah mengumumkan alasan penundaan pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu. Semula program tersebut harus dilaksanakan pada Senin 12 Juni 2021 hari ini.

Baca Juga: Soal Vaksinasi Covid-19 Berbayar, Berikut Penjelasan Lengkap KPCPEN

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Ganti Winarno Putro beralasan, penundaan disebabkan manajemen ingin memperpanjang masa sosialisasi vaksinasi gotong royong individu dan pengaturan pendaftaran calon peserta.

"Kami mohon maaf karena jadwal vaksinasi gotong royong individu yang semula dimulai hari Senin, 12 Juli 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya," ujar Ganti kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Saat emiten mengumumkan adanya pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu melalui sejumlah klinik, kata dia, besarnya animo dan banyaknya pertanyaan yang masuk kepada manajemen. Hal itu membuat perusahaan harus memutuskan untuk memperpanjang masa sosialisasi kepada masyarakat.

"Terima kasih atas pemahaman para pelanggan serta animo untuk bersama-sama mendorong tercapainya kekebalan komunal (herd immunity) yang lebih cepat di Indonesia," tuturnya.

Saat ini, manajemen anggota Holding BUMN Farmasi itu belum memastikan kapan jadwal pelaksanaan program herd immunity atau kekebalan tubuh itu kembali digelar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini