Mengejutkan! Buruh Banyak yang Positif Covid-19 tapi Produksi Tetap Berjalan

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 320 2441531 mengejutkan-buruh-banyak-yang-positif-covid-19-tapi-produksi-tetap-berjalan-bvCOFjjL3O.jpg Pekerja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat belum berjalan efektif bagi pelaku usaha buruh di pabrik.

Pihaknya mengaku melihat kondisi di lapangan saat ini banyak yang tertular sebanyak 10 % namun produksi tetap jalan meski tidak maksimal.

"Yang telah berjalan di lapangan ditemukan oleh kami, tingkat penyebaran buruh 10% lebih ada beberapa perusahaan. Misalnya sektor otomotif melakukan tracing bagi 1.500-2.000 karyawan ada 400 karyawan yang reaktif tapi sisanya yang negatif masih harus tetap produsi di Pabrik," kata Said Iqbal saat dihubungi oleh MNC Portal Indonesia, Jumat (16/07/2021).

Baca Juga: KSPI Prediksi Badai PHK Sulit Ditahan jika PPKM Darurat Diperpanjang

Dia juga memaparkan dalam suatu pabrik manufaktur tidak mungkin karyawan bisa menjaga jarak dan menerapkan work from home (WFH).

"Intinya jika ditutup maka sangat menghawatirkan dan akan rugi besar dan berdampak kepada bangkrutnya perusahaan. Meski Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sudah gembar gembor tapi kan menteri perindustrian memberikan izin," paparnya.

Baca Juga: Perintah Luhut! Bansos Cair, Tidak Boleh Rakyat Sampai Kelaparan

Dirinya membandingkan dengan kasus penindakan berupa inspeksi dadakan (Sidak) oleh pemerintah DKI Jakarta beberapa tempo hari lalu terhadap perusahaan kantor.

"Mereka sidang kemarin hanya ke kantor-kantor atau institusi perkantoran saja, mana ada ke pabrik-pabrik kan itu juga menumbuhkan sejumlah potensi penyebaran dengan kasus yang sudah ada, sekarang pabrik-pabrik di pinggiran pun masih tetap jalan dan produksi," paparnya.

Adapun dirinya menyampaikan untuk pabrik maupun industri tersebar di beberapa industri khususnya Jabodetabek seperti Cilegon, Serang, Bekasi, Cilincing (Jakarta Utara) dan Karawang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini