Belanja Pemerintah Rp600 Triliun, IKM Bisa Serap Berapa?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 320 2442158 belanja-pemerintah-rp600-triliun-ikm-bisa-serap-berapa-qtVetghN6h.jpg IKM Didorong Bisa Serap Belanja Pemerintah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian mendorong Industri Kecil dan Menengah (IKM) bisa menyerap belanja pemeritah secara maksimal.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, belanja barang dan belanja modal pemerintah pusat sebesar Rp609,3 triliun. Belanja pemerintah pusat ini yang dapat dioptimalkan IKM sebagai peluang pasar.

Baca Juga: Ekonomi Bertahan di Tengah Covid-19, Teten: Dibutuhkan Sense of Crisis

"Jadi pemerintah itu punya Rp600 triliunan yang pasti dibelanjakan. Sehingga di saat masyarakat daya belinya kurang saat ini, peluang pasar dari belanja pemerintah diharap membantu," ujar Gati di Jakarta, Sabtu (14/7/2021).

Dia pun mengusulkan perluasan kategori pada aplikasi Bela Pengadaan, yang saat ini hanya ada enam kategori, yakni angkutan, makanan, kurir, alat tulis kantor, souvenir, dan furnitur. Kategori baru yang akan ditambah adalah alat kesehatan.

Baca Juga: Digitalisasi Jadi Peluang UMKM Tumbuh di Masa Pandemi

Di sisi lain, Gati melaporkan bahwa jumlah IKM saat ini sebanyak 4,4 juta unit usaha atau 99,7% dari total jumlah unit usaha industri yang ada di Indonesia. Adapun jumlah tenaga kerja di sektor IKM sebanyak 10,3 juta orang.

"Nilai output IKM terhadap industri perlu terus digenjot, yang saat ini baru mencapai 21,22% per tahun lalu. Untuk itu, pentingnya sejumlah upaya mendorong IKM agar terus naik kelas," bebernya. 

Pihaknya meminta pelaku IKM rutin memantau setiap produk yang ada di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Hal ini agar semakin memahami setiap kebutuhan produk yang diserap kementerian/lembaga saat ini.

Di samping itu, Kemenperin mendorong agar semakin banyak IKM yang ikut serta dalam program belanja pemerintah melalui e-Katalog LKPP.

"IKM potensial akan diusulkan dalam laman UMKM di e-Katalog LKPP," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini