Hasil Pertemuan G20: Banyak Negara Setuju Kejar Pajak Digital

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 21 Juli 2021 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 320 2444039 hasil-pertemuan-g20-banyak-negara-setuju-kejar-pajak-digital-M5S78nU3Lf.jpg Pada pertemuan G20 banyak negara setuju dengan aturan pajak digital (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan hasil pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 di Italia 9-10 Juli 2021 lalu. Pertemuan G20 menghasilkan sejumlah kesimpulan.

Salah satunya ialah konsesus global atas base erosion and profit shifting (BEPS) untuk pajak ekonomi digital. Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam pertemuan itu sebanyak 132 negara anggota Inclusive Framework BEPS menyetujui dua pilar.

Baca Juga:  Food Estate Jadi Senjata Atasi Ancaman Krisis Pangan Akibat Covid-19

"Konsensus global untuk BEPS untuk pajak ekonomi digital, ini adalah satu kemajuan yang sangat luar biasa dari konsensus global, di mana ada 2 pilar yang disetujui 130 negara anggota inclusive framework on beps. makanya, diperlukan konsensus global untuk mencegah terjadinya praktik-praktik melakukan erosi basis pajak dan melakukan shifting profit ke yurisdiksi lain," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Covid-19, Perubahan Iklim, dan Pembangunan di Afrika Jadi Bahasan Pertemuan Menteri G-20

Menurutnya, digitalisasi ekonomi ini tanpa pembatas sehingga setiap negara sekarang bisa mendapatkan hak pemajakan yang lebih pasti tanpa kehadiran fisik.

"Karena digitalisasi ini borderless, sehingga setiap negara bisa mendapat hak pemajakan yang lebih pasti tanpa perdulikan kehadiran fisik. Perusahaan tidak perlu ada di negara kita tapi beroperasi di sini, karena itu kita tetap bisa dapat hak pemajakan melalui konsensus global ini," katanya.

Dia pun terus memantau dinamika yang terjadi. Sehingga, pihaknya bisa mengantisipasi melalui peraturan dalam negeri.

"Seluruh framework ini akan berjalan dan efektif berjalan mulai 2023. Saat ini kami membahas dengan DPR dan ini kita juga laporkan dan bahas dengan DPR mengenai perkembangan yang terjadi secara internasional," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini