Penjualan Rumah Tapak Meningkat tapi Apartemen Lesu

Antara, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 470 2444426 penjualan-rumah-tapak-meningkat-tapi-apartemen-lesu-TTcgcIV2yj.jpeg Penjualan rumah tapak meningkat selama pandemi (Foto: Shutterstock)

Di samping itu beberapa fitur-fitur yang ditawarkan seperti smart home, ventilasi yang baik dan taman mini yang dikemas sebagai sebuah produk untuk menarik para pembeli.

Untuk ke depannya JLL memperkirakan hingga akhir 2021 masih akan ada keaktifan dari para pengembang untuk meluncurkan rumah tapak, khususnya bagi para pengembang yang memiliki lahan luas atau memiliki township perumahan berskala besar.

Sementara itu untuk sektor apartemen dan kondominium kondisinya berbanding terbalik dari sektor rumah tapak.

"Terkait sektor apartemen atau kondominium, kita lihat disini bahwa penjualan masih relatif lemah karena pembeli masih sangat berhati-hati dan menunggu situasi yang tepat untuk melakukan pembelian," kata Yunus Karim.

Pada 2020, Yunus melihat sektor apartemen berada di titik terendah sejauh ini di kisaran 1.000 unit saja yang diluncurkan dan hanya mendapatkan respons dari pasar sebesar 10 persen.

Sedangkan pada 2021 sendiri kalau melihat secara spesifik untuk triwulan II memang tidak unit apartemen yang diluncurkan oleh pengembang.

"Saat ini terdapat 37.000 unit apartemen yang ditawarkan, dengan 62 persen di antaranya telah terjual. Kemudian kalau kita melihat dari segi harga memang selama beberapa tahun terakhir kita melihat bahwa harga apartemen cenderung datar atau rata, tidak mengalami kenaikan karena pengembang masih melakukan upaya-upaya untuk menarik para pembeli salah satunya dengan cara tidak menaikkan harga dan lebih fokus terhadap memberikan alternatif atau cara bayar agar lebih menarik para pembeli," ujar Yunus.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini