Banyak Perusahaan IPO dan Investor Pasar Modal, Raup Cuan di Tengah Pandemi

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 23 Juli 2021 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 278 2444954 banyak-perusahaan-ipo-dan-investor-pasar-modal-raup-cuan-di-tengah-pandemi-helsY6H0IZ.jpg IPO (Foto: Okezone)

JAKARTA – Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal masih terus tinggi, meski dihadapkan pandemi Covid-19. Hal inipula yang diakui PT Satu Global Investama (SGI) yang terus menaruh optimistisme bahwa pasar modal Indonesia akan terus tumbuh dan terus menarik minat perusahaan yang ingin melantai di bursa saham Indonesia melalui mekanisme penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Managing Director PT Satu Global Investama, Wilma Willantara mengungkapkan, saat kondisi pandemi sekarang ini justru menumbuhkan optimisme perusahaan untuk membantu memajukan pasar modal Indonesia.

”Pandemi tidak menyurutkan niat dan komitmen kami untuk membangun perekonomian Indonesia melalui pasar modal. Bahkan, di tahun 2021 ini kami telah mengantarkan PT Lima dua Lima Tiga perusahaan bergerak di bidang food & beverage (F&B) melantai di bursa, dan akan disusul dua perusahaan lainnya di bidang logistik dan pelayaran, serta olahraga pada kuartal-III dan kuartal-IV 2021,” katanya seperti dikutip Harian Neraca, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: ASDP Bakal IPO di Kuartal I-2022, Bidik Rp3,5 Triliun

Wilma menambahkan, selain perusahaan tersebut, SGI masih memiliki antrean beberapa perusahaan yang bergerak di bidang F&B dan manufaktur yang juga ingin melakukan IPO.

“Saat ini statusnya masih dalam tahap pengujian atau pengecekan kesiapan dari perusahaan tersebut. Kami sangat mendukung perusahaan berskala kecil hingga menengah untuk dapat IPO, namun kami juga mendorong pertumbuhan investor ritel di Indonesia. khususnya kalangan milenial,” ujarnya.

Baca Juga: IPO Unicorn, BEI-OJK Masih Godok Aturan Saham Hak Suara

Merujuk laporan yang dikeluarkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Juni 2021, disebutkan bahwa jumlah investor pasar modal di Indonesia meningkat dari tahun 2020 mencapai 44,24% atau sebanyak 5.597.760 dan didominasi usia di bawah 30 tahun.

“Peningkatan jumlah investor di situasi pandemi ini tentunya memberikan angin segar bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia. Kami sangat mendukung agar semakin banyak masyarakat yang sadar akan investasi. Karena di Indonesia sendiri rasio keterlibatan penduduk yang berinvestasi di pasar modal masih sangat rendah jika dibandingkan dengan tetangga misalnya Malaysia yang telah mencapai 9% dari jumlah penduduk, sedangkan Indonesia masih berada di kisaran 2%. Jadi, tentunya pasar modal Indonesia masih terbuka lebar bagi investor-investor baru, agar pasar modal kita bisa didominasi oleh investor-investor lokal dan dapat memberikan kontribusi besar terhadap pemulihan serta pertumbuhan ekonomi negara,” ungkap Wilma.

SGI, sambung Wilma meyakini kondisi pandemi ini akan segera berakhir dengan cepat, sehingga kesehatan masyarakat serta kegiatan perekonomian di Indonesia akan pulih kembali. Pihaknya juga optimistis semakin banyak perusahaan yang ingin go public. Namun dia mengingatkan, perusahaan yang ingin IPO bukan hanya sekedar menjadi perusahaan publik, tetapi harus memiliki rencana yang baik untuk dapat bertahan dan meyakinkan para investor percaya untuk mendapatkan keuntungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini