5 Fakta BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Cair untuk 8 Juta Pekerja

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 05:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 320 2445011 5-fakta-blt-subsidi-gaji-rp1-juta-cair-untuk-8-juta-pekerja-9EyOVB8YVd.jpg BLT Subsidi Gaji di 2021 Segera Cair. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - BLT subsidi gaji dicairkan lagi untuk tahun tahun ini karena adanya pemberlakukan PPKM Darurat. Adapun besaran BLT subsidi gaji Rp1 juta dan akan dicairkan Agustus.

Mekanisme penyaluran BLT subsidi gaji tahun ini masih sama dengan tahun lalu, di mana masuk ke rekening pekerja atau buruh. Untuk itu, penerima BLT subsidi gaji harus mempunyai rekening aktif.

Okezone merangkum fakta-fakta menarik terkait BLT subsidi gaji yang segera cair, Sabtu (24/7/2021):

1. Cair Agustus 2021

BLT subsidi gaji Rp1 juta dijadwalkan akan cair pada Agustus 2021. Salah satu syarat penerima BLT subsidi gaji adalah pekerja gaji di bawah Rp3,5 juta.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Cair Agustus, Langsung Masuk Rekening

"Mudah-mudahan Agustus kita bisa mencairkan, kita saat ini menyelesaikan seluruh instrumennya di antararanya regulasi dan data," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi.

2. 8 Juta Pekerja Dapat BLT

Jumlah calon penerima BLT subsidi gaji diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp8 triliun.

Baca Juga: Alasan Pencairan BLT Subsidi Gaji Pakai Data BPJS Ketenagakerjaan

"Jumlah ini masih berupa estimasi mengingat proses screening data yang sesuai dengan kriteria di atas masih dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan," terang Menaker Ida Fauziyah.

3. Kriteria Penerima BLT Subsidi Gaji

Kriteria pekerja atau buruh yang mendapat BLT subsidi gaji di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI); Pekerja/Buruh penerima Upah; dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Kriteria lainnya adalah pekerja/buruh calon penerima BLT subsidi gaji berada di Zona PPKM level 4 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2021 jo Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 Di Tingkat Desa Dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Kriteria selanjutnya adalah peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp3.500.000 sesuai upah terakhir yang dilaporkan Pemberi Kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.

4. Data BPJS Ketenagakerjaan

BLT subsidi gaji Rp1 juta akan dicairkan kembali untuk pekerja terdampak PPKM darurat. Data yang dipakai menggunakan data BPJS Ketenagakerjaan.

"BPJS Ketenagakerjaan dipilih sebagai sumber data, mengingat saat ini data BPJS Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap. Sehingga akuntabel dan valid dipergunakan oleh pemerintah sebagai dasar pemberian bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran," jelas Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

5. Cegah PHK

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa kebijakan BLT subsidi gaji dikeluarkan untuk mencegah pengusaha memutuskan hubungan kerja dengan pekerjanya, serta membantu pekerja yang dirumahkan.

"Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan pekerja/buruh. Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha untuk dapat mempertahankan usahanya di masa pandemi COVID-19," kata Ida.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini