Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apindo Minta Penerapan Aturan Kendaraan Berlebihan Muatan Diundur

Antara , Jurnalis-Minggu, 25 Juli 2021 |17:26 WIB
Apindo Minta Penerapan Aturan Kendaraan Berlebihan Muatan Diundur
Apindo minta kendaraan kelebihan muatan atau ODOL ditunda (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perhubungan diminta menunda pemberlakuan kebijakan bebas kendaraan dengan muatan berlebih atau zero ODOL (Over Dimension Over Load). Aturan ini ditargetkan berlaku pada 1 Januari 2023 sampai batas waktu yang dianggap tepat untuk merealisasikan rencana tersebut.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani mengatakan penundaan pemberlakuan ODOL, perlu jadi pertimbangan prioritas pemerintah karena kondisi dunia usaha saat ini sangat berat akibat pandemi yang belum juga berakhir.

Baca Juga: Kapan Masalah Truk Kelebihan Muatan Dibereskan? Ini Kata Kemenhub

“Untuk saat ini, tidak mungkin memaksakan sesuatu yang hanya bisa dilakukan dalam kondisi normal. Kalaupun dipaksakan ODOL harus diimplementasikan pada tahun 2023, tentunya akan menuai banyak masalah,” kata Hariyadi Sukamdani dilansir dari Antara, Minggu (25/7/2021).

Dia mengatakan zero ODOL punya konsep bagus yakni menyesuaikan kondisi daya dukung jalan dengan angkutan truk yang lewat agar biaya perawatan jalan jadi tidak mahal.

“Pada prinsipnya dunia usaha mendukung kebijakan itu,” kata Hariyadi Sukamdani.

Baca Juga: Ada Corona, Kendaraan Kelebihan Muatan Tak Akan Ditilang

Hanya saja, Dalam masa transisi untuk menuju zero ODOL, Hariyadi Sukamdani menyarankan pemerintah perlu menyiapkan sejumlah insentif bagi dunia agar kebijakan itu bisa direalisasikan.

Hal ini, kata Hariyadi Sukamdani, karena ada alokasi dana cukup besar yang harus dikeluarkan pengusaha untuk peremajaan truk dan investasi truk baru di tengah situasi yang masih tidak menentu hingga saat ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement