JAKARTA - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) meraih laba bersih sebesar Rp550, 39 miliar atau naik 27,61% pada semester I-2021 dibandingkan priode yang sama tahun lalu tercatat sebesar Rp431,57 miliar. Sehingga laba per saham tumbuh menjadi Rp139,43. Sedangkan di semester I 2020 sebesar Rp108,59. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan tanpa diaudit di Jakarta.
Emiten distributor energi dan infrastruktur ini juga membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan tumbuh 7,14% menjadi Rp10,592 triliun. Rincinya, pendapatan dari perdagangan dan distribusi BBM tumbuh 3,9% menjadi Rp7,644 triliun. Ditambah pendapatan dari perdagangan kimia dasar yang tumbuh 9,26% menjadi Rp1,981 triliun.
Baca Juga: SRAJ, Emiten RS Milik Tahir Raup Laba Bersih Rp68,1 Miliar
Nanum beban pokok penjualan dan pendapatan membengkak 7,09% menjadi Rp9,614 triliun. Sehingga laba kotor tumbuh 6,7% menjadi Rp1,092 triliun.
Baca Juga: Capex Rp400 Miliar, MCAS Kejar Pendapatan Rp14 Triliun
Selain itu, perseroan juga membukukan keuntungan selisih nilai tukar rupiah di paruh pertama tahun ini sebesar Rp12,079 miliar, sedangkan semester I 2020 rugi senilai Rp22,627 miliar. Ditambah adanya penyusutan sedalam 85,71% atas beban usaha lainnya menjadi Rp3,372 miliar.
Sementara itu, aset perseroan mengalami pertumbuhan 8,5% menjadi Rp20,28 triliun. Hal itu didorong adanya peningkatan sebesar 62,27% atas pos utang usaha menjadi Rp4,886 triliun.
Patut diketahui, arus kas dari aktivitas operasi sebesar Rp1,56 triliun atau membaik dibandingkan semester I 2020 yang mencatatkan arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi yang tercatat senilai Rp467,87 miliar.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.