OKI Jadi Pasar Menjanjikan bagi Produk Halal Indonesia

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 320 2448883 oki-jadi-pasar-menjanjikan-bagi-produk-halal-indonesia-ekPXJw5sA7.jpg OKI Jadi Pasar Menjanjikan untuk Produk Halal Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menilai peluang ekspor Industri produk halal di Indonesia sangat menjanjikan.

Plt Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag H Mastuki mengatakan, sebagai negara yang dikenal memiliki penduduk mayoritas Islam terbesar. Hal ini bisa menjadi target pasar halal yang tepat.

Baca Juga: Sri Mulyani Buat 5 Aturan Perdagangan Indonesia dengan Negara Mitra

"Indonesia berpeluang untuk meningkatkan ekspor khususnya di industri halal, seperti yang kita ketahui Wakil Presiden (Maruf Amin) menargetkan Indonesia menjadi produsen halal terbesar dunia tahun 2024. Tapi kondisinya harus banyak yang ditingkatkan dan dikolaborasikan," kata Mastuki melalui webinar virtual, Sabtu (31/7/2021)

Mastuki mengatakan, produk-produk halal di Indonesia khususnya yang akan dinaikan memiliki banyak peluang untuk bisa masuk dengan target pasar pada negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Baca Juga: Perdana, RI Ekspor Produk Buatan Desa ke Eropa hingga Timur Tengah

"Oki adalah pasar hal yang sangat menjanjikan bagi Indonesia saat ini. Kedekatan Indonesia dengan negara negara anggota organisasi kerjasama Islam menjadi salah satu modal bagi Indonesia untuk tampil sebagai produsen dan eksportir produk halal terbesar di dunia" paparnya.

Menurutnya OKI beranggotakan 57 negara atau setara dengan 24,1% dari total populasi muslim dunia yang mencapai 1,8 Miliar jiwa dan kinerja ekspor makanan halal sangat terlihat cukup signifikan

"Dari data BPS menunjukkan nilai ekspor makanan tersendiri mencapai us dollar 454,16 Juta dengan neraca perdagangan yang Surplus. Saat ini Palm Oil menempati posisi Teratas di 23,88% sebagai komunitas paling banyak diekspor ke negara negara OKI kemudian batubara 9,56% dan alat alat kendaraan 3,95% dan alat alat kendaraan 3,95%," ujarnya.

Meskipun demikian dirinya mengatakan adapun produk halal lain yang potensial seperti makanan minuman busana muslim Komes kosmetik dan pariwisata halal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini