BLT UMKM Rp1,2 Juta Cair 'Napas' UMKM Jadi Panjang

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 01 Agustus 2021 04:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 320 2448967 blt-umkm-rp1-2-juta-cair-napas-umkm-jadi-panjang-D7kn5Dpc9B.jpg BLT UMKM Cair. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pencairan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk pelaku usaha sangat tepat. Pasalnya, lebih dari 60% penerima BPUM tidak memiliki cadangan kas lebih dari 10 hari.

Maka dari itu, BPUM sudah tepat diberikan sebagai cash buffer atau penyangga keuangan selama Covid-19. Demikian hasil evaluasi pelaksanaan BPUM tersebut merupakan survei Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan Kementerian Koperasi dan UKM kepada 1.261 usaha mikro dan 93 informan yang mencakup petugas dinas, bank, koperasi, dan Bank Wakaf Mikro (BWF).

Hasil survei tersebut juga menunjukkan sebagian besar unit usaha penerima BPUM mengaku mengalami kendala penurunan permintaan, yang diikuti kesulitan kas untuk operasional usaha sebanyak 65% responden, serta terdapat kendala kenaikan harga bahan baku.

Selain itu, tercatat lebih dari 60% penerima BPUM tidak memiliki cadangan kas lebih dari 10 hari, maka dari itu, BPUM sudah tepat diberikan sebagai cash buffer atau penyangga keuangan selama Covid-19.

"Artinya bantuan pengusaha usaha mikro ini selain membantu produksi juga membantu sisi konsumsi," kata Suahasil.

Baca Selengkapnya: BLT UMKM Rp1,2 Juta Cair, Dipakai untuk Apa Saja?

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini