Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Sektor Usaha Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi 7,07%

Antara , Jurnalis-Kamis, 05 Agustus 2021 |13:23 WIB
5 Sektor Usaha Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi 7,07%
Pertanian Menjadi Salah Satu Sektor Usaha yang Berkontribusi pada PDB Indonesia. (Foto: Okezone.com/Bulog)
A
A
A

JAKARTA - Lima sektor usaha memberikan kontribusi 64,85% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan II-2021. Usaha tersebut di antaranya, yaitu industri, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.

“Artinya pergerakan ekonomi pada sektor-sektor ini lah yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” kata Kepala BPS Margo Yuwono, dikutip dari Antara, Kamis (5/8/2021).

Margo merinci kelima sektor pendorong PDB pada triwulan II-2021 ini mengalami pertumbuhan positif yaitu sektor industri sebesar 6,58%, pertanian 0,38% perdagangan 9,44% konstruksi 4,42% dan pertambangan 5,22%.Baca Juga: 

Untuk sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang tumbuh 0,38% dipengaruhi oleh meningkatnya produksi perikanan budidaya dan produksi tangkap sehingga mampu tumbuh 9,69%.

Hal itu juga didukung oleh peternakan yang tumbuh 7,07% seiring meningkatnya produksi unggas akibat tingginya permintaan sedangkan tanaman hortikultura tumbuh 1,84% karena meningkatnya permintaan komoditas sayuran dan buah-buahan.

Baca Juga: Skenario Terburuk, Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3,8%

Selanjutnya untuk sektor lapangan usaha perdagangan yang tumbuh 9,44% didorong oleh adanya peningkatan sebesar 37,88% pada perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya seiring program relaksasi PPnBM.

Tak hanya lima sektor penunjang utama PDB triwulan II-2021 tersebut, seluruh sektor lapangan usaha juga mengalami pertumbuhan positif selama triwulan ini dengan yang paling tinggi adalah transportasi dan pergudangan mencapai 25,1%.

Pertumbuhan sektor lapangan usaha transportasi dan pergudangan yang sebesar 25,1 persen terjadi karena adanya peningkatan pergerakan penumpang pada semua moda transportasi umum serta bongkar muat ekspor dan impor.

Baca Juga: IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Aprindo: Konsumsi Rumah Tangga Turun

Kemudian disusul oleh sektor lapangan usaha akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 21,58% meliputi 45,07% untuk penyediaan akomodasi serta 17,88%% untuk penyediaan makanan dan minuman.

Pertumbuhan tersebut terjadi seiring adanya relaksasi kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat, peningkatan kunjungan wisatawan lokal, serta peningkatan tingkat hunian kamar hotel yang mencapai 38,55%.

Sementara untuk sektor lapangan usaha lainnya meliputi jasa kesehatan tumbuh 11,62%, jasa perusahaan 9,94%, administrasi pemerintahan 9,49% dan pengadaan listrik dan gas 9,09%%.

Selanjutnya sektor lapangan usaha jasa keuangan tumbuh sebesar 8,35%, infokom 6,87%, pengadaan air 5,78%, jasa pendidikan 5,72% dan real estat 2,82%.

“Secara keseluruhan lapangan usaha tumbuh positif ini sejalan dengan perbaikan mobilitas masyarakat yang meningkatkan secara langsung sektor-sektor yang terkait dengan aktivitas masyarakat ini,” jelas Margo.

Sebagai informasi, BPS mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh positif mencapai 7,07% (yoy) pada triwulan II-2021.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement