RI Bakal Ekspor Produk Digital

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 07 Agustus 2021 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 07 320 2452444 ri-bakal-ekspor-produk-digital-nU0rQFFdgy.jpg Indonesia akan ekspor produk digital (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mengembangkan akses pasar dan meningkatkan fasilitasi perdagangan berorientasi ekspor. Bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kemendag ingin wujudkan ekspor produk digital.

Menurut Wamendag Jerry Sambuaga, mengembangkan akses pasar ekspor dimaksudkan sebagai pendukung bagi semua stakeholder yang berfokus pada produksi.

Baca Juga: Eks Menkeu Ungkap Peluang RI Manfaatkan Pulihnya Ekonomi China-AS

“Misalnya dengan Kemenparekraf yang dipimpin Pak Sandi, kami berusaha memfasilitasi perdagangan produk-produk kreatif. Bukan hanya yang bersifat kerajinan, kriya dan lain-lain, tetapi juga yang berbasis teknologi. Kami ingin kerjasama kami bisa mewujudkan Indonesia sebagai pengekspor produk digital utama,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/8/2021).

Jerry mengatakan, Menpar sepakat bahwa produk kreatif khususnya yang berbasis digital mempunyai potensi yang luar biasa. Jika ini digarap serius, maka kontribusi bagi perekonomian nasional akan sangat besar.

Baca Juga: Ekspor Mebel dan Kerajinan Naik 35,41% di Tengah Pandemi

Jerry mencontohkan bagaimana ekonomi digital di Korea dan Jepang punya kontribusi penting dalam ekspor dan ekonomi kedua negara itu secara keseluruhan.

Oleh karena itu, Wamendag optimis potensi produk digital, khususnya yang diproduksi oleh anak muda sangat besar. Menurutnya, sudah berjalan ke berbagai daerah dan banyak anak muda membuat studio atau bahkan punya komunitas untuk mengembangkan game, aplikasi dan lain-lain.

Kementerian Perdagangan akan terus memantau hasil produksi mereka agar ada kerangka dan mekanisme untuk pendukungan dari sektor perdagangan.

“Yang sangat penting dalam perdagangan produk kreatif dan digital adalah bagaimana data, pengemasan, pemasaran dan tentu saja integrasi dalam sektor pembayaran. Karena itu kami berharap semua stakeholder terkait bisa bersinergi membangun sistem yang integrative tersebut,” kata Jerry.

Secara keseluruhan ekspor Indonesia menunjukkan kinerja yang cukup baik dari bulan ke bulan meskipun didera pandemi. Kinerja perdagangan luar negeri terus mengalami surplus dan menjadi salah satu penopang pencapaian pertumbuhan ekonomi lebih dari 7% pada kuartal kedua tahun ini.

“Bukan hanya perdagangan luar negeri, perdagangan dalam negeri kami harap juga akan terus berkontribusi bagi pemulihan ekonomi Indonesia,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini