Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Pensiunkan PLTU Batu Bara Dapat Pinjaman dari Asing, Ini 5 Faktanya

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Minggu, 08 Agustus 2021 |04:54 WIB
RI Pensiunkan PLTU Batu Bara Dapat Pinjaman dari Asing, Ini 5 Faktanya
PLTU batu bara akan dipensiunkan (Foto: Okezone)
A
A
A

4. Modal yang Terkumpul dalam Kerja Sama Dipakai Membeli Pembangkit Listrik Tenaga Baru

Modal yang terkumpul dalam kerjasama itu akan digunakan untuk membeli pembangkit listrik tenaga batu bara, lalu menutupnya jauh lebih cepat dari umur operasinya.

"Dengan membeli pembangkit listrik batu bara yang, katakanlah, masa operasionalnya masih ada hingga 50 tahun ke depan, tapi kita menutupnya dalam waktu 15 tahun, kita dapat mengurangi emisi karbon yang terkumpul selama 35 tahun," kata Ahmed Saeed, Wakil Presiden ADB untuk Asia Timur, Asia Tenggara dan Pasifik.

Selain Indonesia, ADB berencana melakukan program percontohan untuk skema ini di Filipina dan Vietnam.

5. Pemerintah Berupaya Menurunkan Emisi Batu Bara

Bulan Mei lalu, saat bertemu dengan Presiden COP-26 UNFCCC, Alok Sharma, di Jakarta, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, menyebut pemerintah sedang menyiapkan peta jalan untuk menurunkan emisi dari batu bara.

Salah satu siasat yang tengah dipertimbangkan, kata Siti, adalah mengatur PLTU dengan usia operasional tua.

Dalam keterangan resminya di situs KLHK, Siti berkata bahwa pengendalian batubara "cukup krusial karena mensyaratkan finansial dan teknologi,”.

"Bapak Presiden sudah memerintahkan untuk dibuat peta jalan bagaimana mengurangi PLTU yang ditenagai batu bara," ujar Siti.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement