Erick Thohir Minta BUMN Gerak Cepat Atasi Covid-19

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 12 Agustus 2021 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 12 320 2454717 erick-thohir-minta-bumn-gerak-cepat-atasi-covid-19-AYHx7LrjvA.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir, meminta perusahaan pelat merah meningkatkan pelayanan di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, masyarakat membutuhkan pelayanan secara masif.

Bahkan, kata dia orientasi pada layanan harus berbentuk aksi nyata yang memberikan dampak langsung, baik perawatan medis dan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan BUMN, termasuk PLN dalam menerjemahkan fungsi service oriented kepada masyarakat di tengah pandemi ini," ujar Erick saat meninjau langsung fasilitas produksi oksigen di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang, Jakarta Utara Kamis (12/8/2021).

Baca Juga: PLN Produksi Oksigen Medis, Erick Thohir: Sebuah Terobosan

Kapasitas produksi oksigen PLTGU Muara Karang tercatat sekitar 30 meter kubik (m3) per hari. Bahkan, potensi produksi tersebut siap dioptimalkan di 19 instalasi pembangkit PLN dengan kapasitas produksi mencapai 2 ton per hari.

Semua hasil produksi didistribusikan ke rumah sakit sebagai kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN. Dalam prosesnya, oksigen dibuat dengan cara mengubah sumber daya yang tidak digunakan menjadi barang yang bernilai tanpa investasi tinggi.

"Yakni berupa oksigen medis yang sudah lulus tes dari Kementerian Kesehatan," katanya.

PT PLN (Persero) memang memiliki instalasi hydrogen plant yang berfungsi menghasilkan gas hidrogen sebagai pendingin generator listrik.

Baca Juga: Utang Rp500 Triliun, Erick Thohir Minta PLN Jangan Ada Lagi Proyek Aneh, Stop yang Tak Penting!

Tim PLN pun berhasil memisahkan gas dengan cara elektrolisis air murni sehingga menghasilkan hidrogen dan oksigen. Pengujian oksigen yang dilakukan oleh Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Jakarta (BPFK Jakarta) berhasil mendapatkan sertifikat inspeksi pada 5 Agustus 2021 dari Kementerian Kesehatan.

Penerbitan sertifikat menunjukkan hasil kemurnian gas oksigen yang dapat digunakan sesuai keperluan medis dengan tingkat kemurnian 99,99 persen.

Jika produksi ini dimaksimalkan, maka kolaborasi dan sinergi perusahaan BUMN dapat membantu meningkatkan pasokan oksigen dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air.

"Selain menonjolkan fungsi layanan kepada rakyat, apa yang dilakukan PLN di PLTGU Muara Karang ini juga merupakan langkah inovasi dan saya optimistis oksigen yang dihasilkan bisa melayani kebutuhan masyarakat. Ini menandakan pula bukti konkret bahwa BUMN benar-benar hadir di tengah masyarakat," katanya

Erick juga berharap, langkah tersebut harus ditiru BUMN lain sebagai upaya terobosan bagi pelayanan masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini