Share

Jokowi Bangga Lebih dari 14 Juta UMKM Sudah Go Digital

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 320 2456173 jokowi-bangga-lebih-dari-14-juta-umkm-sudah-go-digital-20PQOFieou.jpg Lebih dari 14 Juta UMKM Beralih ke Digital. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Perkembangan UMKM di tengah pandemi menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Di mana sampai saat ini baru 22% UMKM yang beralih ke digitalisasi.

Presiden Jokowi mengatakan, perluasan akses pasar bagi produk-produk dalam negeri menjadi perhatian serius pemerintah. Program “Bangga Buatan Indonesia” terus kita gencarkan, sembari meningkatkan daya saing produk lokal dalam kompetisi global.

Baca Juga: BLT UMKM Tahap 2 Sudah Cair, Cek Fakta Penerimanya di Sini

Pemerintah juga terus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Digitalisasi UMKM yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik dan lokapasar jumlahnya terus bertambah.

"Sampai Agustus tahun ini, sudah lebih dari 14 juta UMKM atau 22% dari total UMKM yang sudah bergabung dengan aplikasi perdagangan elektronik," ujar Jokowi, dalam sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung MPR, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Baca Juga: Erick Thohir Dorong Vaksinasi dan Pemberdayaan UMKM di Jawa Timur

Menurutnya, partisipasi dalam ekonomi digital ini sangat penting karena potensinya yang sangat besar dan mempermudah UMKM untuk masuk ke rantai pasok global. Tahun 2020, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai lebih dari Rp253 triliun.

"Nilai ini diperkirakan akan meningkat menjadi Rp330,7 triliun di tahun 2021," ujarnya.

Untuk mendorong UMKM, Jokowi mengarahkan supaya perkembangan investasi menjadi bagian terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Di mana peningkatan kelas pengusaha UMKM menjadi agenda utama.

"Berbagai kemudahan disiapkan untuk menumbuhkan UMKM, termasuk kemitraan strategis dengan perusahaan besar, agar cepat masuk dalam rantai pasok global. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk UMKM, serta meningkatkan pemerataan dan kemandirian ekonomi masyarakat," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini