Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Berpeluang Menguat ke Level 6.069-6.154

Aditya Pratama , Jurnalis-Rabu, 25 Agustus 2021 |07:48 WIB
IHSG Berpeluang Menguat ke Level 6.069-6.154
Indeks Harga Saham Gabungan berpeluang menguat hari ini (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG akan berada di kisaran 6.069-6.154.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal pulled back tepat dilevel resistance moving average 20 hari namun mampu tertahan di atas level support moving average 50 hari. Indikasi pergerakan yang cukup berat terlihat pasca koreksi yang terjadi pada hari selasa.

Baca Juga: Dijual Investor Asing, 2 Emiten Batu Bara Melemah

"Indikator stochastic dan RSI masih memberikan signal bullish momentum dan Indikator MACD yang bergerak positif. Sehingga secara teknikal peluang IHSG berbalik menguat masih terbuka dengan support resistance 6.069-6.154," ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (25/8/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ANTM, INCO, INDF, JPFA, LPKR, MIKA, WSKT.

Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah ke 6.089, Gagal Bertahan di Zona Hijau

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 20,33 poin atau 0,33% ke level 6.089 setelah sempat dibuka optimis mendekati setengah%. Indeks sektor energy (-1.49%) dan Infrastruktur (-1.43%) yang terkoreksi lebih dari sepersen menjadi pemimpin pelemahan indeks sektoral.

Saham BBRI, BMRI, TPIA, TLKM dan ARTO terkoreksi menjadi laggard pergerakan. Diperpanjangnnya PPKM hingga tanggal 30 Agustus 2021 menjadi triger negatif investor mengingat dampak yang lumayan terasa pada data ekonomi pada bulan Juli lalu.

Leader:

DCII, AMRT, BRPT, INKP, SMMA

Laggard:

BBRI, BMRI, TPIA, TLKM, ARTO

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi menguat diperdagangan hari rabu mengiringi penguatan ekuitas AS dimana Indeks S&P500 dan NASDAQ100 ditutup kerekor tertinggi. Laporan pendapatan yang kuat dan reli harga komoditas menjadi faktor utama meningkatnnya kepercayaan pada pemulihan ekonomi dari pandemi.

Harga minyak memperpanjang kenaikan sebagian karena keberhasilan Tiongkok dalam menghentikan penyebaran virus yang dapat meredakan beberapa kekhawatiran tentang dampak varian delta pada permintaan. Harga komoditas mayoritas menguat minyak WTI naik 2.89%, Batubara naik 3.20%, Timah naik 1.67% dan Nikel naik +0.86%. Secara sentimen IHSG berpotensi menguat diperdagangan hari ini.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement