Sri Mulyani Beberkan Dampak Varian Delta pada Industri Manufaktur

Antara, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 320 2461111 sri-mulyani-beberkan-dampak-varian-delta-pada-industri-manufaktur-Gm3WgPO6TX.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan kinerja manufaktur global berhasil tumbuh positif selama 13 bulan berturut-turut. Di mana Purchasing Managers' Index (PMI) pada Juli 2021 masih ekspansif dan stabil di level 55,4.

"Di berbagai negara mitra dagang Indonesia masih menunjukkan ekspansi PMI yang cukup kuat," ujar Sri Mulyani, dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga: Industri Manufaktur Tumbuh 6,91%, Menperin: Alhamdulillah Kita Sudah Mulai Rebound

Meski demikian, dia mengungkapkan PMI Manufaktur India sempat mengalami penurunan pada Mei dan Juni 2021 akibat Covid-19 varian Delta, namun berhasil kembali meningkat pada bulan Juli 2021 di level 55,3.

Sedangkan PMI Manufaktur negara-negara mitra dagang Indonesia lainnya relatif masih bertahan di level atas, meskipun China sudah mulai datar.

Baca Juga: Industri Diizinkan Beroperasi 100% tapi Jika Ada Klaster Ditutup 5 Hari

Di ASEAN, Sri Mulyani menuturkan varian Delta mulai masuk pada akhir bulan Juni 2021 dan Juli 2021 yang telah menyebabkan pembalikan perbaikan kinerja PMI Manufaktur.

"Yang terlihat nyata adalah Malaysia yaitu yang menunjukkan penurunan tajam," ujar Sri Mulyani.

Begitu pula, lanjut dia, PMI Indonesia yang mengalami penurunan PMI pada bulan Juli 2021 dan Vietnam pada Juni 2021.

Hal tersebut pun menggambarkan betapa varian Delta berpengaruh sangat besar terhadap kegiatan ekonomi, termasuk sektor manufaktur.

Sri Mulyani menjelaskan PMI Manufaktur beberapa negara seperti Filipina dan Singapura relatif masih bisa bertahan di level 50 meski terdapat penyebaran COVID-19 varian Delta.

"Dalam dinamika inilah kita melihat bahwa di satu sisi ada pemulihan dan di sisi lain masih ada ancaman," ujar Sri Mulyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini