5 Fakta Menarik Vaksinasi Berbayar Dimulai 2022, Merek dan Harga Ditentukan Menkes

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 29 Agustus 2021 05:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 320 2462544 5-fakta-menarik-vaksinasi-berbayar-dimulai-2022-merek-dan-harga-ditentukan-menkes-OHnMLEZFcJ.jpg Vaksin Berbayar Dimulai 2022. (Foto: Okezone.com)

JAKARTAVaksinasi Covid-19 berbayar atau mandiri akan dimulai pada 2022. Terhitung ada 27 juta orang yang akan mengakses vaksinasi mandiri. Sementara 189 juta orang mendapatkan vaksin gratis.

"70% akan mendapatkan vaksin gratis orang agar mencapai kekebalan komunal, lalu 27 juta orang akan vaksinasi mandiri," tulis laporan yang dipaparkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Berikut fakta-fakta vaksinasi berbayar dimulai 2022 yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (29/8/2021):

1. Upaya Percepat Program Vaksinasi

Sri Mulyani mengatakan, vaksinasi mandiri atau berbayar akan berlaku tahun depan sebagai upaya mempercepat program vaksinasi Covid-19. Pemerintah menargetkan mulai tahun depan sudah bisa memproduksi vaksin Covid-19 sendiri di samping tetap melakukan pengadaan dari luar negeri dengan biaya APBN.

“Upaya percepatan vaksinasi dilakukan melalui pelaksanaan program vaksinasi yang dibiayai APBN. Tahun depan juga ada skema vaksinasi mandiri pada kelompok masyarakat mampu,” ucapnya.

Baca Juga: Impor Vaksin Covid-19, Sri Mulyani Siapkan Rp47 Triliun

2. Meningkatkan Kualitas Anggaran Kesehatan

Pemerintah juga akan melanjutkan peningkatan kualitas anggaran kesehatan yang diarahkan untuk mendorong dan mendukung reformasi sistem kesehatan dalam bentuk transformasi layanan primer melalui penguatan Puskesmas, penguatan fungsi promotif dan preventif (termasuk pengendalian penyakit dan imunisasi).

Kemudian, transformasi layanan rujukan juga dilakukan melalui peningkatan ketersediaan tempat tidur dan akreditasi Rumah Sakit, serta peningkatan layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kepulauan.

Baca Juga: Pengumuman! Vaksinasi Berbayar Dimulai Tahun Depan bagi Warga Mampu

3. Anggaran Kesehatan Capai Rp255,3 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani menggulirkan rencana vaksinasi Covid-19 berbayar pada tahun 2022. Padahal, anggaran kesehatan dalam RAPBN Tahun Anggaran 2022 dialokasikan sebesar Rp255,3 triliun atau 9,4 persen dari total belanja negara.

Dihitung ada 27 juta orang akan mengakses vaksinasi mandiri. Sedangkan 189 juta orang mendapatkan vaksin gratis.

"70% akan mendapatkan vaksin gratis orang agar mencapai kekebalan komunal, lalu 27 juta orang akan vaksinasi mandiri," tulis laporan yang dipaparkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

4. Merek dan Harga Vaksin Berbayar

Sri Mulyani menjelaskan, merek dan harga vaksin mandiri nantinya akan ditentukan oleh Menteri Kesehatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Mekanismenya akan dibahas kedua pihak tersebut dan mereka akan menentukan mana vaksin yang untuk mandiri dan yang akan gratis," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Agustus 2021 secara daring di Jakarta.

5. Anggaran Pengadaan Vaksin Tetap Dicadangkan

Sri Mulyani tetap mencadangkan anggaran pengadaan vaksin sebesar Rp35 triliun hingga Rp36 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022.

"Kalau Covid-19 masih dalam posisi wabah pandemi dan kita harus mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity, kami akan memenuhi untuk menggunakan APBN dan itu gratis," ujar Sri Mulyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini