Totalindo (TOPS) Cetak Kenaikan Pendapatan Jadi Rp313 Miliar

Senin 30 Agustus 2021 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 278 2463243 totalindo-tops-cetak-kenaikan-pendapatan-jadi-rp313-miliar-bp1L8d6NAj.jpg Totalindo Bukukan Pendapatan pada Semester I-2021. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) mencatatkan pendapatan sebesar Rp313, 22 miliar per Juni 2021 atau meningkat 263,72% dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp86,11 miliar.

Direktur Totalindo Eka Persada Salomo Sihombing mengatakan, menurunnya tren bisnis konstruksi akibat pandemi Covid-19 yang melanda selama 2 tahun terakhir, pihaknya terus fokus untuk memberikan performa maksimal.

"Dalam hal ini perseroan tidak hanya fokus pada tender proyek swasta tetapi juga proyek pemerintah,"ujarnya, dikutip dari Harian Neraca, Senin (30/8/2021).

Baca Juga: Sempat Turun 41%, Saham TOPS Dipantau BEI

Kemudian, pendapatan dari jasa konstruksi perseroan sampai Juni 2021 mencapai Rp299,53 miliar naik 247,82% dari Rp86,11 miliar pada Juni 2020. Kenaikan pendapatan juga dipotang dari segmen kavling sebesar Rp13,69 miliar, di mana di periode yang sama di tahun sebelumnya segmen kavling tidak menyumbang pendapatan perseroan.

Pada paruh pertama tahun ini, TOPS pun berhasil mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp479,49 juga usai mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp41,74 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Laba Bersih Totalindo Eka Persada Anjlok 54,35%

Meksi begitu, beban pokok pendapatan perseroan ikut meningkat menjadi Rp295,78 miliar dibandingkan Juni 2020 sebesar Rp74,70 miliar. Sementara itu, Salomo menuturkan perseroan akan terus berusaha untuk memberikan kinerja maksimal dan tidak berpuas diri atas peningkatan pendapatan TOPS pada semester I/2021 ini.

Salomo menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengerjakan 12 proyek berjalan yang tersebar di beberapa kota dengan total carryover sebesar Rp1,1 triliun. Adapun proyek TOPS tersebut termasuk proyek 31 Sudirman Suite Makassar, The Parc South City, Skyhouse Alam Sutera, HNI Plaza, Arandra Residences, dan Klapa Village Tower B.

Sebagai informasi, tahun ini perseran membidik target kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun. Dimana target yang bidik itu didorong dari optimisme perseroan dalam melihat peluang di sektor infrastruktur dan industrial building. Meski di tengah adanya pandemi Covid-19, TOPS masih melihat hal itu masih menjadi salah satu tantangan bagi perseroan di 2021 jika kondisi belum pulih seperti semula.

Untuk itu, TOPS masih optimis adanya peluang di 2021 dengan fokus membangun proyek multisektor termasuk infrastruktur dan dibarengi dengan Perpres no.18/2020 tentang Proyek Strategis Nasional merupakan kesempatan baik untuk perseroan.

Di sisi lain, terkait belanja modal atau capex tahun ini, manajemen menyebutkan bahwa alokasi yang disiapkan akan digunakan untuk meningkatkan sistem IT guna mendukung operasional perusahaan. Sayangnya, ia belum menyebutkan berapa nilai yang disiapkan tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini