Share

Restrukturisasi Kredit Diperpanjang, Pengusaha: Juklak dan Juknis Harus Jelas

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Sabtu 04 September 2021 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 04 320 2466147 restrukturisasi-kredit-diperpanjang-pengusaha-juklak-dan-juknis-harus-jelas-wfqthbXCJg.jpg Restrukturisasi Kredit diperpanjang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan memperpanjang restrukturisasi kredit hingga Maret 2023, khususnya para pengusaha yang memiliki pinjaman ke Perbankan. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang, mengapresiasi kebijakan tersebut.

Dengan adanya kebijakan ini dinilai sangat membantu para pengusaha untuk lebih leluasa mengatur alur kas dan memilih kebutuhan prioritas serta menjadi sebuah kesempatan para pengusaha untuk menata keuangan ketika stimulus berakhir pada tahun 2023 mendatang.

Baca Juga: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 31 Maret 2023

Menurutnya Kondisi saat ini bagi dunia usaha penuh ketidakpastian, tidak ada seseorang yang mengetahui sampai kapan pandemi covid 19 ini terus terjadi. Untuk itu Pemerintah perlu hadir untuk meringankan beban pelaku usaha,salah satunya adalah perpanjangan stimulus restrukturisasi kredit seperti ini.

Dengan kebijakan ini tentu akan menjadi pendorong meningkatkan kinerja debitur dan perbankan serta bagian dari percepatan pemulihan ekonomi nasional Harapan kami agar stimulus ini benar benar dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk kelangsungan usahanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tegaskan Akses Pembiayaan Harus Mudah

"Kita ingin ketika perubahan Peraturan OJK ini dikeluarkan harus dibarengi dengan juklak dan juknis yang tegas sehingga penerapannya di semua Perbankan sama. Jangan sampai implementasinya di masing-masing perbankan berbeda beda yang membuat pengusaha pusing dan efektivitas dari kebijakan ini tidak dapat dirasakan oleh pelaku usaha," ujarnya pada keterangan tertulis yang diterima MNC Portal, Sabtu (4/9/2021).

Sarman berharap, Perubahan POJK ini dikeluarkan harus dilakukan evaluasi secara triwulan,antara OJK,Perbankan dan dunia usaha sehingga dapat dipastikan efektivitas dari stimulus ini berjalan lancar dilapangan .

"Jika ada kendala juga dapat segera diatasi,karena bagi pelaku usaha jika stimulus ini dapat dirasakan juga akan menambah minat pelaku usaha untuk menambah modal pinjaman ke Perbankan sehingga kredit perbankan juga dapat mengalir ke dunia usaha dan akan banyak pelaku UMKM yang terselamatkan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini