Pengusaha Ritel Minta Kapasitas Mal Naik Jadi 70%

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 06 September 2021 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 320 2466709 pengusaha-ritel-minta-kapasitas-mal-naik-jadi-70-YuPH99pojQ.jpg Mal Masih Sepi Pengunjung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kebijakan Pemerintah atas Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Jawa-Bali akan berakhir pada hari ini, Senin (6/9/2021).

Dewan Penasihat Hippindo Tutum Rahanta berharap kepada pemerintah untuk melakukan pelonggaran pada regulasi di saat covid-19 sudah mulai melandai.

“Untuk saat ini memang Kondisi di lapangan sudah agak mulai membaik, ya akan tetapi itu belum kembali normal karena banyak regulasi atau aturan baru yang ditetapkan seperti syarat vaksin dan lain sebagainya,” kata Tutum saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (6/9/2021).

Baca Juga: Curhat Peritel di Mal: Belum Ada Pemasukan, Bulan Depan Bakal Banyak yang Tutup

Pihaknya juga mengaku kasus Covid-19 sudah mulai mereda dan pemerintah seharusnya secara perlahan bisa menambahkan kapasitas kunjungan.

“Untuk tingkat kapasitas pengunjung mal juga bisa ditambah lagi dari yang 50% jadi 70% minimal. Semuanya dilonggarkan kembali tak terkecuali dengan pusat berbelanjaan atau mal bisa diharapkan operasional seperti normal kembali seperti dulu,” paparnya.

Baca Juga: Fenomena Jual Mal untuk Dapat Dana Segar

Terkait dengan regulasi pemerintah untuk memudahkan tracing dan mobilitas dari masyarakat di kawasan pusat perbelanjaan dirinya menanggapi sudah sangat cukup baik.

“Memang ini sudah efektif akan tetapi masih ditemukan beberapa yang sistemnya error atau down jadi Harus diberikan alternatif jika sistem down salah satunya menunjukkan kartu vaksin saja,” tambahnya.

Meskipun demikian, dirinya berharap kedepan pelaku usaha pusat perbelanjaan bisa terus bangkit membaik. Sehingga tingkat kesehatan bisa membaik ekonomi berjalan secara beriringan.

“Ya tentu harus tetap taat kepada protokol kesehatan, memperhatikan penerapan 3M dan 3Tnya tidak boleh lalai dan lengah meski sudah dilanggarkan. Masyarakat harus patuh agar semuanya bisa jalan beriringan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini