Share

Rahasia PT Timah (TINS) Kantongi Laba Rp270 Miliar di Tengah Pandemi

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 278 2467999 rahasia-pt-timah-tins-kantongi-laba-rp270-miliar-di-tengah-pandemi-Qb8FWK3EHg.jpg Rahasia TINS Kantongi Laba (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) buka-bukaan soal kinerja perusahaan dan kondisi keuangannya yang mengalami pertumbuhan pada semester I-2021 meski pandemi Covid-19.

Seiring peningkatan permintaan komoditas timah baik di pasar domestik maupun internasional, TINS mencatatkan performa finansial yang membaik dibandingkan periode sebelumnya.

"Peningkatan permintaan logam seiring meredanya pandemi Covid-19 mendorong stabilnya harga logam yang berdampak juga terhadap berkembangnya industri hilir logam timah, dan diharapkan menjadi salah satu motor pendongkrak kinerja TINS," kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko TINS Wibisono dalam Public Live 2021, Sesi PT Timah Tbk (TINS) secara virtual, Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Baca Juga: Dari Rugi, Kini Timah (TINS) Cetak Laba Rp270 Miliar

TINS mencatatkan laba operasional sebesar Rp630 miliar pada kuartal II-2021, serta laba tahun berjalan atau laba bersih mencapai Rp270 miliar.

Sementara untuk EBITDA, perseroan mencapai Rp1,04 triliun pada kuartal II-2021, dengan arus kas operasional yang meningkat sejumlah Rp2,58 triliun.

Masih pada periode yang sama, rasio profitabilitas TINS yaitu Gross Profit margin meningkat 19% dan Net Profit Margin mencapai 5%. Sedangkan untuk Debt to Equity Ratio perseroan mencatat sebesar 103%, menyusut dibandingkan periode 2020 yang mencapai 142%.

Adapun utang bank jangka panjang TINS menyusut menjadi Rp2,2 triliun dari Rp3,8 triliun.

Untuk pendapatan TINS turun 27% dari Rp8,03 triliun menjadi Rp5,87 triliun. Direksi meyakini bahwa kondisi pandemi di waktu sebelumnya memberi dampak operasional terhadap perusahaan.

"Pandemi yang berkepanjangan membuat operasional TINS tidak berjalan normal, sehingga berdampak terhadap menurunnya performa produksi, baik itu produksi bijih timah maupun logam timah," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini