Bioskop Akan Kembali Dibuka, Cek Syaratnya

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 320 2468845

JAKARTA - Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syarifuddin mengatakan dalam waktu dekat bioskop Indonesia serempak akan kembali menjalankan usaha. Namun demikian, masih ada beberapa yang perlu dimatangkan terkait syarat Operasional yang diberikan pemerintah.

Dia menjelaskan, salah satu syarat mutlak yang diberikan oleh pemerintah adalah dengan menerapkan screning calon pengunjung dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk memasuki area bioskop. Selain sterilisasi ruangan, serta penerapan protokol kesehatan.

Untuk kesiapan sendiri menurut Djonny tahapannya sudah mencapai 75%. Hanya saja mekanisme pelaksanaan aplikasi PeduliLindungi yang memang sedang dimatangkan.

Baca Juga: Mal Dibuka, Bioskop hingga Bermain Anak Masih Ditutup

"Belum kita nyatakan 100%, tapi masih 75%, terutama penerapan aplikasi PeduliLindungi harus dimatangkan benar, itu faktor yang penting untuk masuk bioskop," ujar Djonny kepada MNC Portal, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut Djonny menuturkan membuka kembali bioskop terutama ditengah pandemi covid 19 seperti ini memerlukan waktu. Apalagi bioskop sempat ditinggal pengunjungnya dalam waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Seluruh Bioskop CGV 'Lockdown' hingga 20 Juli

"Kalau membuka bioskop itu tidak bisa dadakan, kalau misalnya hari ini buka, ya belum bisa jalan, harus menunggu lima hari, kendalanya itu ruangan kita kan harus di strelisasi lagi, belum lagi nanti ada QR Code dari PeduliLindungi," tambahnya.

Perlu adanya sedikit perbaikan, penerapan protokol kesehatan yang ketat, hal ini juga untuk kenyamanan para pengunjung. Selain itu ia menambahkan, pemerintah tidak akan segan menutup kembali bioskop, jika ditemukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan.

Terkait kapasitas, pihaknya sudah bernegosiasi dengan pemerintah dengan mengizinkan 50% dari jumlah kapasitas satu studio. "Kapasitas ita 50%, karena kalau 25%, itu pemilik film tidak mau masuk film, kita mau cari film dari mana," tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, GPBSI masih menunggu aturan terbaru terkait perizinan operasional bisokop pada 14 September mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini