Kisah Kamidi, Kakek Miliarder Sleman Tak Ingin Foya-Foya dan Larang Anak Beli Mobil

Harian Jogja, Jurnalis · Sabtu 11 September 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 11 455 2469704 kisah-kamidi-kakek-miliarder-sleman-tak-ingin-foya-foya-dan-larang-anak-beli-mobil-QtQ6CSTiFx.jpg Kisah Kamidi, Kakek Miliarder Sleman Tak Ingin Foya-Foya (Foto: Harian Jogja)

Warga terdampak lainnya, Budi Sunarso, mengungkapkan sampai saat ini belum mendapatkan duit ganti rugi. Menurutnya hal ini terjadi karena ia termasuk warga yang telat menandatangani persetujuan pelepasan lahan, sehingga berpengaruh pada waktu penerimaan uang ganti rugi.

“Dulu ketika menerima besaran ganti rugi, saya melihat teman-teman dulu gimana. Kalau sudah pada tanda tangan aku ya tanda tangan. Tapi kalau teman-teman belum, aku ikut yang belum. Tapi ternyata cuma satu-dua orang yang belum. Kebanyakan sudah,” katanya.

Akhirnya ia ikut tanda tangan di detik-detik akhir. Hal ini mempengaruhi proses validasi yang juga kemudian terlambat. Meski demikian ia telah dijanjikan pencairan uang ganti rugi akan dilaksanakan pada September mendatang.

Lahannya yang terlibas tol sebesar 360 meter persegi tanpa bangunan di atasnya, sehingga ia menerima sekitar Rp1 miliar. Ia juga telah menyiapkan lahan pengganti tak jauh dari lokasi lahannya saat ini. “Di sekitar sini saja. Ini masih nego,” katanya.

Dia langsung ingin membeli lahan pengganti karena menurutnya tanah merupakan warisan leluhur. Tanah warisan di mata dia adalah harta pusaka yang tidak boleh dialihkan.

“Kalau saya menjual sekarang, berarti merampas hak anak-cucu. Harus tetap dipertahankan. Syukur kalau bisa dikembangkan,” kata dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini