IHSG Diprediksi Menguat, Cermati Saham BBRI hingga SMGR

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 13 September 2021 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 278 2470340 ihsg-diprediksi-menguat-cermati-saham-bbri-hingga-smgr-ptEZZMpyom.jpg IHSG Diprediksi Menguat (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan hari ini. IHSG akan berada di kisaran 6.059-6.150.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG berhasil mengkonfirmasi whipsaw dilevel MA200 dan memberikan signal rebound pada trend positif menuju resistance upper bollinger bands.

"Momentum indikator RSI dan Stochastic menjenuh pada area dekat oversold dengan pergerakan mendatar indikator MACD memberikan signal volatilitas harga dalam bergerak terkonsolidasi masih membebani, sehingga secara teknikal IHSG berpeluang menguat dengan support resistance 6.059-6.150," ujar Lanjar dalam risetnya, Jakarta, Senin (13/9/2021).

Baca Juga: 5 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Pekan Depan

 

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AGII, BBRI, BBNI, ERAA, IMAS, SMGR, TINS, TPIA.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 26,65 poin atau 0,44 persen ke level 6.094 dengan pergerakan yang optimis sepanjang perdagangan. Indeks sektor Material Dasar (+1.82%) dan Transportasi (+0.99%) memimpin penguatan indeks sektoral.

Secara mingguan IHSG turun 0.52% namun rata-rata volume transaksi harian meningkat sebesar 6.75%. Aksi jual investor yang dialami pada pekan lalu akibat aksi tunggu taper tantrum the Fed menjadi salah satu faktor.

Leader:

ARTO, TPIA, BBRI, BBHI, EMTK

Laggard:

BMRI, BBCA, DCII, TLKM, UNTR

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi turun diawal pekan karena risiko pemulihan ekonomi yang lebih lambat dari pandemi ditengah peningkatan sentimen yang melemahkan inflasi. Saham AS pekan lalu mencatat penurunan terbesar sejak pertengahan Juni karena kehati-hatian investor atas tantangan pembukaan kembali ekonomi yang disorot oleh strain virus delta.

Pembaruan harga konsumen AS minggu ini akan menjadi bahan perdebatan investor ditengah rencana taper tantrum the Fed. Ketegangan Perdagangan antara AS dan China juga akan kembali menjadi sorotan investor setelah pemerintah AS mempertimbangkan penyelidikan baru terhadap subsidi China.

Sementara itu, sejumlah data ekonomi penting China akan menunjukkan pertumbuhan yang melemah. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi tertekan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini