6 Langkah Mengurus Keuangan Keluarga yang Meninggal Dunia

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Sabtu 18 September 2021 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 622 2472967 6-langkah-mengurus-keuangan-keluarga-yang-meninggal-dunia-XPBeNsiQcY.jpeg Langkah mengurus keuangan keluarga yang meninggal (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Kasus kematian akibat pandemi Covid-19 di Indonesia mencapai 139.919 orang (data 16 September 2021). Duka menyelimuti namun, beberapa tanggung jawab keluarga yang meninggal seperti finansial harus segera diurus.

Perencana keuangan dari True Worth Financial Planning Rachael Burns menyarankan agar permasalahan keuangan keluarga yang meninggal segera diselesaikan. Hal ini untuk mencegah adanya konflik keluarga di masa mendatang.

Dikutip dari CNN Business pada Sabtu (18/9/2021), berikut 6 langkah mengurus keuangan keluarga yang telah meninggal.

Baca juga: Belajar Atur Keuangan, Simak 4 Cara Mudah di Sini

Cari bantuan

Kematian orang terdekat membuat emosi tidak stabil. Oleh karena itu, jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain seperti ahli di bidang keuangan agar terhindar dari keputusan finansial yang gegabah. Jika memungkinkan, cari juga konselor untuk membantu mengatur perasaan berkabung agar tidak berlarut-larut.

Dapatkan sertifikat kematian

Sertifikat kematian penting untuk segera didapatkan karena menjadi syarat untuk penutupan akun rekening, transfer properti, hingga mengklaim asuransi. Sertifikat ini dapat diminta melalui rumah pemakaman atau pejabat masyarakat setempat. Jangan lupa untuk membuat beberapa salinan.

Baca Juga: Gaji Cepat Habis? Coba Kelola Keuangan Pakai Cara Ini Yuk!

Lapor pada institusi terkait

Setelah mendapatkan sertifikat kematian, pastikan untuk segera melapor kepada institusi terkait seperti atasan kantor, dinas sosial, perusahaan asuransi, bank, atau agen kredit.

Temukan dan kumpulkan dokumen finansial

Kumpulkan dokumen finansial keluarga yang telah meninggal mulai dari rekening bank, investasi, dana pensiun, asuransi, surat gadai, pinjaman, kebutuhan, pajak, dan tagihan. Dalam kasus ini, kata sandi dalam akun digital juga harus diketahui. Setelah menemukannya, segera tutup akun-akun tersebut.

Selesaikan utang

Utang tetaplah utang meski hayat telah berpindah ke liang lahat. Oleh karena itu, penting untuk melacak apakah terdapat utang, tagihan, atau kredit yang belum dilunasi. Jika ada, selesaikanlah sesegera mungkin.

Antisipasi dengan perencanaan

Agar persoalan tidak runyam di kemudian hari, perencanaan harus dibuat sejak jauh-jauh hari. Pembicaraan mengenai kematian memang terasa tak nyaman untuk sebagian orang. Namun, tanggung jawab keluarga saat berduka akan lebih ringan jika kedatangan hari duka itu telah diantisipasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini