Menperin: Industri Furnitur Bangkit dan Tumbuh 8,04%

Antara, Jurnalis · Senin 20 September 2021 21:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 320 2474303 menperin-industri-furnitur-bangkit-dan-tumbuh-8-04-xMhaMePfEQ.jpg Menperin sebut industri furnitur bangkit di tengah pandemi (Foto: Okezone)

Menperin mengemukakan, salah satu faktor yang mendongkrak penjualan produk furnitur di saat pandemi, yaitu adanya peralihan atau reorganisasi signifikan belanja rumah tangga masyarakat, dari yang untuk hiburan, pariwisata atau transportasi, menjadi kebutuhan untuk menata dan merenovasi rumah.

“Bahkan, aktivitas belanja online selama pandemi juga mendukung peningkatan penjualan furnitur, baik memenuhi pasokan pasar domestik maupun ekspor,” imbuhnya.

Kemenperin mencatat nilai ekspor produk furnitur (HS 9401-9403) tahun 2020 menembus 1,91 miliar dolar AS, meningkat 7,6% dari tahun 2019 yang mencapai 1,77 miliar dolar AS. Negara tujuan ekspor terbesar furnitur Indonesia tahun 2020, antara lain adalah Amerika Serikat, Jepang, Belanda, Belgia, dan Jerman.

“Daya beli pasar terhadap produk furnitur dan kerajinan yang masih tinggi ini perlu untuk terus kita respons dengan penyediaan akses alternatif promosi produk, salah satunya melalui pameran Ifex Virtual Showroom,” ungkap Menperin

Pada sektor industri furnitur, saat ini terdapat 1.114 perusahaan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan jumlah kapasitas produksi sebesar 2,9 juta ton per tahun dan total tenaga kerja yang terserap sebanyak 143.119 orang.

Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menyampaikan pihaknya bertekad untuk terus memfasilitasi kemudahan iklim berusaha bagai para pelaku industri furnitur dan kerajinan di Tanah Air.

Instrumen-instrumen yang bisa dimanfaatkan, di antaranya fasilitasi Pusat Logistik Bahan Baku, program revitalisasi mesin/peralatan, fasilitasi Politeknik Furnitur, dan program pengembangan desain furnitur.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini