Share

IHSG Berpotensi Melemah di 6.035-6.098

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 278 2474415 ihsg-berpotensi-melemah-di-6-035-6-098-63ybeCLVYu.jpg IHSG Melemah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA  - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih diprediksi berada di zona merah. Indeks saham akan berada di level 6.035-6.098.

Menurut Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, secara teknikal IHSG melemah namun tepat tertahan di level support moving average 200 hari. Hal ini akan menjadi signal pergerakan yang masih cenderung berada pada trend positif.

Baca Juga: IHSG Tak Berdaya, Hari Ini Ditutup pada Level 6.076

"Namun, Indikator RSI dan Stochastic memberikan momentum yang telah jenuh pada area overbought dan memberikan signal akan adanya tekanan aksi jual lanjutan. Sehingga secara teknikal kami perkirakan IHSG akan bergerak cenderung tertekan dengan support resistance 6.035-6.098," ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (21/9/2021).

Adapun saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal, di antaranya; ANTM, BBNI, BBRI, BMRI, ERAA, ICBP, SMCB.

Baca Juga: Anjlok 1,17%, IHSG Semakin Lesu ke Level 6.061

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 56,93 poin atau 0,93 persen ke level 6.076 dengan pergerakan yang cenderung melemah sejak awal sesi perdagangan. Terkoreksinya indeks sektor teknologi (-2.55%), Material Dasar (-1.78%) dan Konsumer primer (-1.67%) memimpin pelemahan. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp242,90 miliar. Investor berhati-hati dalam risiko penularan krisis hutang di pengembang tiongkok evergrade group pada pertumbuhan ekonomi negara ekonomi terbesar kedua di dunia.

Leader:

BBCA, ARTO, TBIG, EMTK, MIDI

Laggard:

DCII, CPIN, ASII, TPIA, BRPT

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi melanjutkan aksi jual pada perdagangan hari selasa karena meningkatnya kekhawatiran tentang tindakan keras China terhadap sektor real-estate dan krisis utang di pengembang China Evergrande Group.

Pergolakan sektor properti adalah bagian dari tindakan keras Presiden Xi Jinping yang lebih luas terhadap industri swasta di bawah inisiatif “kemakmuran bersama” untuk mengurangi ketidaksetaraan ekonomi dan Investor sedang menunggu kejelasan tentang bagaimana kekacauan utang di Evergrande akan diselesaikan. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi bergerak tertekan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini