Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Catat Deflasi 0,01% di Akhir September 2021, Harga Telur Turun

Rina Anggraeni , Jurnalis-Jum'at, 24 September 2021 |15:17 WIB
BI Catat Deflasi 0,01% di Akhir September 2021, Harga Telur Turun
Bank Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTABank Indonesia menyatakan Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu IV September 2021, perkembangan harga pada September 2021 tetap terkendali dan diperkirakan deflasi 0,01% (mtm). 

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi September 2021 secara tahun kalender sebesar 0,83% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,63% (yoy). 

Direktur Eksekutif Komunikasi Erwin Haryono mengatakan penyumbang utama deflasi September 2021 sampai dengan minggu keempat yaitu komoditas telur ayam ras sebesar -0,08% (mtm), bawang merah dan cabai rawit masing-masing sebesar -0,03% (mtm), cabai merah sebesar -0,02% (mtm), serta bawang putih sebesar -0,01% (mtm).

Baca Juga: Kabar Baik, Transaksi Ekspor Impor Pakai Rupiah Bakal Dapat Insentif

"Sementara itu, beberapa komoditas mengalami inflasi, antara lain daging ayam ras dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,03% (mtm), sawi hijau dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: Gubernur BI Buka-bukaan soal Inflasi Rendah

Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement