Mengejutkan! Bangun 1 Bandara di Papua Sama dengan 2 Bandara di Jawa

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 26 September 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 320 2476981 mengejutkan-bangun-1-bandara-di-papua-sama-dengan-2-bandara-di-jawa-zskl9Rlk4V.jpg Ilustrasi Bandara Angkasa Pura II. (Foto: Okezone.com/AP 2)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau perkembangan proyek pembangunan Bandara Siboru di Kabupaten Fakfak. Turut mendampingiGubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil mengungkapkan bahwa proses pembangunan Bandara Siboru sudah mulai direncanakan sejak 2011 lalu dan berhasil dieksekusi oleh Menteri Perhubungan saat ini.

Baca Juga: Pulang Kampung Tinjau Bandara Siboru, Bahlil: Jangan Kecewakan Menhub

Maka dari itu, Bahlil meminta agar semua pihak, terutama pemerintah daerah mendukung penuh proyek pembangunan bandara baru ini agar bisa selesai tepat waktu sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

“Alhamdulillah ini sudah jalan. Saya minta Pak Bupati Fakfak, urusan-urusan rakyat tolong diselesaikan agar target tahun 2022 bandara ini sudah selesai. Dan ini anggarannya tidak main-main, membangun 1 bandara di Papua sama dengan 2 bandara di Pulau Jawa. Jadi jangan sampai kita mengecewakan Pak Menhub yang sudah susah payah memperjuangkan Bandara di Fakfak,” ujar Bahlil di Jakarta, Minggu (26/9/2021).

Baca Juga: Jaga Ketat Bandara, Menhub Tak Ingin RI Kebobolan WNA Positif Covid-19

Bahlil juga mengungkapkan apresiasinya kepada Gubernur Provinsi Papua Barat yang telah memberikan dukungan penuh dalam proyek pembangunan Bandara Siboru ini. Bahlil mengharapkan dapat tercipta pembangunan kota baru melalui pembangunan akses jalan sebagai infrastruktur pendukung Bandara Siboru tersebut.

“Saya sudah presentasi di depan Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum, untuk tidak pakai jalan yang ada saat ini. Nanti akses jalan lewat atas, agar ada pembangunan kota baru. Alhamdulillah juga sudah disetujui anggarannya, nanti tahun 2022 Insha Allah sudah mulai jalan. Kalau ini terbuka, baru kita bicara pariwisata dan ekonomi kerakyatan. Kalau boleh saran saya, kita dukung dulu ini agar cepat selesai,” tambah Bahlil yang merupakan putra daerah asal Kabupaten Fakfak ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya menjelaskan bahwa penetapan lokasi Bandara Siboru ini merupakan hasil koordinasi intens bersama dengan Gubernur Provinsi Papua Barat dan Menteri Investasi yang juga merupakan putra daerah Kabupaten Fakfak.

“Hari ini saya hadir dengan senang, apalagi Pak Presiden memerintahkan kepada kami untuk membangun Papua ini secara spartan, secara cepat. Saya minta dukungan dari warga masyarakat agar ini bisa lancar dan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Bahlil yang mendukung saya kesini. Luar biasa dukungannya. Jadi ini putra daerah yang membanggakan,” ucap Budi.

Menurut Budi, pembangunan Bandara Siboru dengan akses jalan langsung ke kota Fakfak, akan dapat menjadikan Fakfak sebagai kota pariwisata dan memiliki koneksi yang lancar dengan kota lain. Saat ini pembangunan Bandara Siboru sudah sekitar 30%, dan diharapkan di akhir tahun 2022 sudah selesai dibangun.

Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan apresiasinya atas kesediaan Menteri Investasi dan Menteri Perhubungan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan Bandara Siboru. Ke depannya, pemerintah daerah akan mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Fakfak.

Lebih lanjut, Dominggus menyampaikan bahwa pemerintah provinsi dan kabupaten mendukung penuh pembangunan proyek Bandara Siboru ini. Selain itu, juga diperlukan dukungan masyarakat setempat terutama terkait dengan urusan hak ulayat.

“Dengan Pak Bupati, kita sudah koordinasi. Nanti kita lihat mana yang jadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan, mana tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Kita akan koordinasi. Kita akan mendukung,” imbuh Dominggus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini