Jaga Ketat Bandara, Menhub Tak Ingin RI Kebobolan WNA Positif Covid-19

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 20 September 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 320 2473835 jaga-ketat-bandara-menhub-tak-ingin-ri-kebobolan-wna-positif-covid-19-c7b4bQJrPZ.jpg Menhub Cek Prokes di Bandara Soetta. (Foto: Okezone.com/AP 2)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub)Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan prosedur kesehatan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Dirinya ke Terminal Kedatangan Internasional di Bandara Soekarno Hatta.

Budi Karya mengatakan, pelaksanaan tes PCR yang dilakukan kepada penumpang internasional di Bandara Soekarno Hatta akan memperkecil risiko penularan, karena sejak di bandara sudah dipisahkan mana penumpang yang positif dan negatif.

Baca Juga: Bangun Bandara Dhoho di Kediri, Gudang Garam Taksir Baru Balik Modal 50 Tahun

“Apa yang dilakukan AP II ini dengan menyediakan tes PCR di bandara sudah baik, dalam rangka pengendalian di pintu-pintu masuk internasional. Yang perlu diperhatikan adalah penyiapan ruangan khusus di bandara agar jangan sampai terjadi penumpukan penumpang yang sedang di tes PCR maupun yang sedang menunggu hasil tes PCR,” kata Budi, Senin (20/9/2021).

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 dan Kemenhub, bahwa dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran varian virus baru Covid 19 termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Bali Masih Tertutup Rapat untuk WNA

“Dengan adanya tes PCR di bandara bagi para penumpang internasional yang baru datang di Bandara Soetta, akan memperkecil resiko penularan, karena sejak di bandara sudah dipisahkan mana penumpang yang positif dan negatif,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang kedatangan internasional, PT Angkasa Pura II telah menyediakan 3 (tiga) holding bay sebelum penumpang internasional melakukan tes PCR, dan 1 area menunggu (waiting bay) bagi penumpang untuk menunggu hasil tes PCR serta memproses perjalanan ke lokasi karantina.

Holding bay adalah sebuah ruangan yang disediakan bagi penumpang internasional yang baru mendarat, guna menghindari adanya kerumunan menjelang pemeriksaan PCR sehingga protokol kesehatan tetap terjaga.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, seluruh stakeholder Bandara Soekarno-Hatta berupaya untuk menjaga penerapan ketentuan di dalam SE Kemenhub Nomor 74/2021.

"Kami akan menjaga pengaturan slot penerbangan, lokasi parkir atau parking stand untuk pesawat, dan holding bay di dalam Terminal 3 guna memastikan kelancaran alur kedatangan internasional. Apabila diperlukan, maka holding bay akan ditambah guna memastikan protokol kesehatan terjaga dan tidak terjadi penumpukan,” ujar Awaluddin.

Meski demikian, AP II berkoordinasi dengan maskapai, ground handling, dan stakeholder lainnya agar manajemen dapat dilakukan baik untuk operasional pesawat di sisi udara, gate kedatangan di terminal, serta situasi di dalam terminal, sehingga prosedur kedatangan internasional sesuai SE Kemenhub Nomor 74/2021 dapat dijalankan dengan baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini