Jokowi: Papua Barat Punya Potensi Besar di Sektor Pertanian Indonesia Timur

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 04 Oktober 2021 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 320 2480941 jokowi-papua-barat-punya-potensi-besar-di-sektor-pertanian-indonesia-timur-IQkpbbpcNn.jpg Presiden Jokowi Ikut Tanam Jagung di Sorong. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan wilayah Indonesia Timur memiliki lahan pertanian yang sangat luas. Namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

Hal tersebut disampaikan Presiden usai melakukan penanaman benih jagung dengan para petani di Kelurahan Klamesen, Kecamatan Mariat, Kabupaten Sorong. 

Jokowi mengatakan, untuk meningkatkan kapasitas produksi, mengubah sistem tanam dari satu kali setahun menjadi dua kali setahun atau tiga kali setahun agar kebutuhan pangan di Tanah Papua bisa disiapkan oleh Pulau Papua sendiri.

Baca Juga: Beri Alat Pertanian untuk Petani di Sorong, Jokowi Ingin Pemanfaatan Lahan Ditingkatkan

Jokowi menyebut Provinsi Papua Barat diyakini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai daerah produsen utama komoditas pertanian di Indonesia Timur.

"Di sini terdapat 11.000 hektare tanaman jagung di seluruh provinsi, serta 7 juta hektar untuk tanaman pangan dan hortikultura, sehingga ini lahan yang sangat luas. Tetapi memang termanfaatkan maksimal hanya 33%,” tuturnya, melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (4/10/2021).

Baca Juga: Harga Cabai hingga Telur Anjlok, IHPB Pertanian Alami Penurunan Terdalam

Presiden pun meminta Kementerian Pertanian dan pemerintah provinsi setempat untuk dapat memaksimalkan potensi lahan pertanian dan meningkatkan kapasitas produksinya.

Presiden Jokowi juga mengajak para petani milenial untuk terus dilatih agar dapat mendukung aktivitas sektor pertanian di provinsi tersebut.

"Sudah dilatih oleh Pak Mentan, 800 petani tetapi ditargetkan kurang lebih 2.000-an nanti akan segera bisa diselesaikan. Saya yakin jika mereka ini diberi kepercayaan akan mampu menciptakan ketahanan pangan utamanya di Provinsi Papua Barat dan nanti di seluruh Tanah Air,” lanjut Presiden.

Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa pemerintah akan mendukung pemanfaatan teknologi pertanian dan memberikan akses modal usaha irigasi untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

"Saya tadi juga melihat penggunaan teknologi pertanian, kemudian juga akan diberikan akses untuk modal usaha juga irigasi ini, irigasi cacingnya juga akan diperbaiki oleh Kementerian Pertanian dan juga pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan teknologi pertanian,” tuturnya.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden juga berkesempatan menanam benih jagung dengan alat tanam jagung bersama masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini