Kementan juga berharap bahwa produktivitas dan kebutuhan bisa diimbangi dan kalau ada lebih barulah pemerintah melakukan ekspor untuk menjual hasil produksi.
"Perintah konkret pada kami Kementerian Pertanian dan menteri lain agar pengembangan jagung diperhatikan lagi, lebih luas lagi melampaui apa yang sistem ada. Dan kalau terjadi masalah katakanlah terkait dengan telur dan ayam yang melimpah kemudian harganya turun, beberapa agenda-agenda dipersiapkan untuk menangani itu," katanya.
Salah satu agenda penting pembahasan Mentan dan Presiden adalah agenda permanen yang akan dibuat industri telur. Dengan adanya agenda ini disatu sisi hasil-hasil tersebut, kata Mentan, bisa terjual dan terbeli serta juga masuk dalam program bansos jika memungkinkan.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.