Bansos dan UMKM Jadi 'Senjata' Atasi Kemiskinan Ekstrem di 2024

Dita Angga R, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 320 2482719 bansos-dan-umkm-jadi-senjata-atasi-kemiskinan-ekstrem-di-2024-YGWMzQWG3K.jpg Wapres soal Kemiskinan Ekstrem (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin membeberkan jurus agar kemiskinan ekstrem jadi 0% pada 2024.

Pemerintah menggunakan dua pendekatan yakni perlindungan sosial dan pemberdayaan. Di mana dalam pendekatan pemberdayaan pemerintah mendorong pengembangan UMKM di masing-masing daerah.

“Pemerintah menggunakan dua pendekatan. Pertama adalah perlindungan sosial melalui bansos. Dan kedua melalui pemberdayaan yaitu melalui pengembangan UMKM di daerah-daerah,” kata Wapres seusai memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Jawa Tengah, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga: 4 Strategi Pemerintah Tangani Kemiskinan Ekstrem

Wapres yakin bahwa dengan UMKM yang berkembang maka akan membantu untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.

“Saya lihat di beberapa kabupaten yang hari ini kita jadikan sasaran kemiskinan, banyak produk-produknya sudah bagus-bagus. Bahkan sudah diekspor baik di Eropa Rusia, Timur Tengah. Dan potensi ini yang ingin terus kita kembangkan hingga kemiskinan secara menyeluruh segera dapat diatasi di Indonesia,” katanya.

Seperti diketahui pada tahun 2021, total jumlah penduduk miskin ekstrem di Jawa Tengah mencapai 581.968 jiwa yang tersebar di 5 kabupaten Provinsi Jawa Tengah. Kelima kabupaten tersebut diantaranya Kabupaten Brebes dengan tingkat kemiskinan ekstrem 10,34% dan jumlah penduduk miskin ekstrem 197.520 jiwa; Kabupaten Pemalang dengan tingkat kemiskinan ekstrem 9,52% dengan jumlah penduduk miskin ekstrem 124.270 jiwa.

Kemudian, Kabupaten Banyumas dengan tingkat kemiskinan ekstrem 6,83% dengan jumlah penduduk miskin ekstrem 116.330 jiwa; Kabupaten Kebumen dengan tingkat kemiskinan ekstrem 7,68% jumlah penduduk miskin ekstrem 92.190 jiwa dan Kabupaten Banjarnegara dengan tingkat kemiskinan ekstrem 7,23% jumlah penduduk miskin ekstrem 67.010 jiwa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini