DJKN: Optimalisasi Aset Negara Tingkatkan Pendapatan Negara

Antara, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 320 2483364 djkn-optimalisasi-aset-negara-tingkatkan-pendapatan-negara-wBRMIhuk8y.jpeg Optimalisasi aset negara tambah pendapatan negara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Optimalisasi aset negara dapat meningkatkan pendapatan negara dan menjaga kondisi fiskal tetap stabil.

“Untuk mewujudkan cara kerja pengelolaan aset yang kreatif, inovatif, dan adaptif, DJKN secara konsisten meluncurkan terobosan-terobosan dari sisi regulasi maupun skema pemanfaatan aset negara,” kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga:  Gandeng KPK dan BPN, PLN Amankan Aset Negara Rp2 Triliun

DJKN pun terus mendorong Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) selaku operator DJKN berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.

Menurut Rionald, tambahan dana tersebut diperlukan untuk menopang program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak COVID-19.

Baca Juga: Lapas Tangerang Terbakar Belum Diasuransikan, Negara Rugi Rp1,5 Miliar

“Kalau kita bicara tentang PEN ini, aset negara tidak terlepas darinya sebagai salah satu alat fiskal dalam perekonomian negara dan penting kontribusinya dalam PEN,” katanya.

Rionald pun berharap Investor Gathering yang diselenggarakan LMAN dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dengan pelaku usaha dalam pemanfaatan aset negara.

Dalam kesempatan tersebut, LMAN menawarkan sebelas aset untuk dikerjasamakan pemanfaatannya, yang terdiri dari sembilan aset kelolaan LMAN berupa empat aset properti, satu kawasan, satu tanah, dan dua kawasan kilang.

Di samping itu, LMAN juga menawarkan aset milik BLU dan Kementerian mitra kerjasama LMAN yang berupa aset tanah, kampus, dan hotel.

Kesebelas aset tersebut ialah Kawasan Golf Ciperna, Gedung Dhanadyaksa, Gedung di Kali Besar, hotel ekowisata, Aset KJRI Los Angeles, Aset Gedung di Wahid Hasyim, Kilang LNG Arun, Kilang LNG Bontang, dan tanah di Balikpapan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini