Wall Street Galau, Investor Was-Was Laporan Keuangan Emiten

Antara, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 278 2484864 wall-street-galau-investor-was-was-laporan-keuangan-emiten-yVYQQKrh8u.jpg Wall Street (Foto: Okezone/Reuters)

Sementara periode lain pertumbuhan laba AS yang kuat diperkirakan untuk perusahaan Amerika, pendapatan menjadi sangat penting bagi investor yang khawatir tentang bagaimana gangguan pasokan dan tekanan inflasi akan memengaruhi laba.

Itu bisa menyebabkan lebih banyak volatilitas di Wall Street setelah September yang memar. Analis memperkirakan kenaikan laba 29,6 persen dari tahun ke tahun untuk perusahaan S&P 500 pada kuartal ketiga, menurut data IBES dari Refinitiv pada Jumat (8/11/2021).

Analis memperkirakan beberapa berita laba yang positif. "Jika Anda adalah perusahaan yang lebih besar, Anda dapat mengurangi banyak masalah ini," kata Christopher Harvey, kepala strategi ekuitas di Wells Fargo Securities di New York.

Manajemen “sangat menyadari anggaran mereka dan tidak mengorbankan margin.” Ditambah lagi, permintaan tetap kuat, katanya.

Visa Inc. jatuh 2,2% dan Mastercard Inc juga turun 2,2% berada di antara hambatan terbesar pada indeks S&P 500.

Di antara saham individu, Southwest Airlines Co anjlok 4,2% karena laporan bahwa pihaknya membatalkan setidaknya 30% penerbangan terjadwal pada Minggu (10/10/2021). Volume transaksi di bursa AS mencapai 8,15 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,9 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini