Investor Saham Makin Banyak, BEI Catat Jumlah SID Meningkat 69%

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 278 2485580 investor-saham-makin-banyak-bei-catat-jumlah-sid-meningkat-69-QYjmwvjM2Z.jpg BEI catat investor pasar modal alami kenaikan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah single investor identification atau SID pada Agustus 2021 meningkat 69% atau 471.439 nasabah. Hal itu mendorong BJB Sekuritas yang baru menyandang Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia gaet investor muda.

Direktur Retail and Treasury PT Mandiri Sekuritas Theodora V. N. Manik mengatakan, SID yang tinggi sekali memang memuaskan bersamaan dengan mereka yang bekerja sama dengan BJB Sekuritas. Hal itu terlihat dari perkembangan industri ritel sebesar 132% yang didominasi generasi milenial.

Baca Juga: Ekonomi RI Pulih, 38 Perusahaan Dapat Rp32,14 Triliun dari IPO

"Jika di compare terhadap pertumbuhan investor ritel 2 tahun belakang, komposisi jadi terbalik saat sebelum pandemi industri ritel sangat berkembang sebesar 132% jadi kita juga melihat pertumbuhan new investor ritel didominasi generasi milenial," ujar Theodora dalam Market Review IDX Channel Live, Rabu (13/10/2021).

Theodora menambahkan, melihat data dari BEI per September 2021 ada 41 perusahaan efek yang beroperasi di Jawa Barat dan salah satunya Mandiri Sekuritas. Maka itu baik Mandiri Sekuritas dan BJB Sekuritas berkomitmen terus memberikan edukasi dan literasi keuangan dengan berbagai cara.

Baca Juga: Akhirnya BEI Izinkan Fitur Robot Trading di Saham, seperti Apa Ya?

"Dan kami ada membuka galeri-galeri investasi dan ternyata ini efektif dalam membantu generasi muda di kampus itu untuk mengenal lebih dekat pasar modal, jadi mereka bisa akses (secara online)," katanya.

Senada, Direktur Utama PT BJB Sekuritas Jawa Barat Yogi Heditia Permadi melihat pertumbuhan yang telah terjadi sangat membantu mereka untuk mempercepat literasi khususnya ke masyarakat di Jawa Barat.

"Jadi memang selain bekerja sama dengan Mandiri Sekuritas, Bank BJB sebagai induk kami pun juga aktif melakukan literasi, kami juga aktif dengan OJK dalam satu tim percepatan akses keuangan daerah, jadi kita sama-sama mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat sehingga pengetahuan soal industri pasar modal akan lebih cepat," katanya.

BJB Sekuritas melihat pertumbuhan 69% SID cukup tinggi yang bisa dioptimalkan dengan bantuan Mandiri Sekuritas agar bisa terus meningkatkan pertumbuhan investor di Jawa Barat.

"Kalau melihat dari demografinya memang rentang usia 18-25 tahun itu cukup mendominasi hampir 40% dan kalau dilebarkan lagi usia di atas 40 tahun mencapai 80%. Jadi memang generasi muda ingin mencoba hal baru yang membuat mereka aktif membuka rekening efek," jelas Yogi.

Sinergi BJB Sekuritas dan Mandiri Sekuritas akan terus ditingkatkan dengan segmen investor mahasiswa dan ASN, selanjutnya mereka akan menyasar pelajar juga guru yang menjadi akses awal literasi untuk kalangan generasi muda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini