Mendag: Negara G20 Harus Prioritaskan Perdagangan untuk Pemulihan Ekonomi Global

Antara, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 320 2485724 mendag-negara-g20-harus-prioritaskan-perdagangan-untuk-pemulihan-ekonomi-global-0m9lUnHc2V.jpg Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi hadiri pertemuan G20 (Foto: Dokumentasi Kemendag)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, negara G20 harus memprioritaskan perdagangan untuk pemulihan ekonomi Global. Hal ini dia sampaikan pada pertemuan tingkat Menteri Perdagangan dan Investasi Negara G20 di Sorrento, Italia.

Pertemuan digelar pada 11-12 Oktober 2021, di mana semua menteri yang menangani perdagangan dan investasi hadir.

Baca Juga: Pemimpin G20 Janji Cegah Bencana Ekonomi di Afghanistan

"Para menteri Negara G20 harus memprioritaskan perdagangan sebagai instrumen pemulihan ekonomi global. Dengan begitu, kegiatan ekspor-impor antarnegara bisa kembali seperti semula. Sehingga, multiplier effect dari kegiatan tersebut bisa dirasakan masing-masing negara," kata Mendag Lutfi, Rabu (13/10/2021).

Para menteri membahas dan memutuskan beberapa isu strategis, di antaranya penguatan sistem perdagangan multilateral dan reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO), langkah konkret untuk kerja sama pemulihan ekonomi global pascapandemi.

Baca Juga: Puan Maharani Kunker ke Roma, Ini Agendanya

Selain itu perwakilan Negara G20 yang hadir juga membahas isu perdagangan dan kesehatan, perdagangan dan keberlanjutan, perdagangan jasa dan investasi, serta penguatan hubungan perdagangan dan investasi antara Negara G20.

Di sela pertemuan Mendag Lutfi menyempatkan diri melakukan sembilan pertemuan bilateral strategis, beberapa di antaranya yakni dengan Presiden Swiss Guy Parmelin, Majid Abdullah Alkasabi, Menteri Perdagangan Arab Saudi AnneMarie Trevelyan, State Secretary for International Trade Inggris HE Piyush Goyal, Menteri Perdagangan dan Industri India, juga beberapa menteri lainnya.

Mantan dubes RI untuk Amerika Serikat itu berupaya memperjuangkan posisi Indonesia di forum G20 dan sejenisnya. Mendag Lutfi juga memastikan Indonesia siap mengemban tugas Presidensi G20 pada 2022.

Meski terbilang perdana, Mendag Lutfi bakal menjamu tamu undangan dengan kekayaan alam Indonesia. Berbagai persiapan pun dilakukan pemerintah. Adapun tema besar yang diusung adalah "Recover Together, Recover Stronger" untuk Forum G20 pada 2022.

Persiapan tersebut disebut semakin matang dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Panitia Nasional Penyelenggara Presidensi G20 Indonesia, pada 27 Mei 2021.

Sebagai tuan rumah, Mendag Lutfi meyakini menteri perdagangan dan investasi Negara G20 bakal terkesan dengan keindahan alam yang dimiliki Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini