Wih! Potensi Investasi di Jawa Barat Capai Rp717 Triliun

Arif Budianto, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2021 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 320 2489564 wih-potensi-investasi-di-jawa-barat-capai-rp717-triliun-VkkDC243Q1.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Okezone.com/Pemprov Jabar)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Jawa Barat punya potensi investasi Rp717 triliun untuk pengembangan beberapa sektor di kawasan utara dan selatan. Potensi investasi tersebut diharapkan bisa terealisasi dalam waktu dekat.

Dari Rp717 triliun, sekitar Rp250 triliun akan ditanam di Jawa Barat bagian utara dan sekitar Rp200 triliun di Jabar selatan. Sementara sisanya masih terus dikejar untuk direalisasikan. Potensi investasi tersebut dalam bentuk industri, jalan dan Infrastruktur lainnya.

Baca Juga: Investasi SDM Digital untuk Perempuan Perlu Diperkuat

"Jabar utara dan selatan ini punya karakter berbeda. Kalau utara kira dorong jadi kawasan industri dengan daya dukung Patimban. Sementara Jabar selatan lebih banyak untuk pengembangan ekonomi kreatif seperti pariwisata dan pertanian," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada acara West Java Investment Summit (WJIS) di Bandung, Kamis (21/10/2021).

Menurut dia, masuknya investasi ke Jabar selatan dan utara diharapkan bisa menghasilkan keseimbangan ekonomi di semua wilayah. Sebagai contoh, beroperasinya kawasan Rebana akan mendorong lompatan ekonomi antara 2 hingga 3 persen terhadap ekonomi Jawa Barat.

Baca Juga: Menko Airlangga Harap Badan Informasi Geospasial Dorong Kepastian Ruang Investasi

Dia berharap, WJIS tahun 2021 ini bisa mendorong investor dalam dan luar negeri masuk ke Jawa Barat. "Saya menargetkan ada 1.500 investor yang berinvestasi di Jawa Barat lewat event ini" beber dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat Noneng Komala Nengsih mengaku, pihaknya optimistis target investasi tahun ini sebesar Rp127 triliun bisa tercapai. Apalagi respons investor ikut WJIS tahun ini cukup besar.

"Tahun lalu kami menargetkan Rp99 triliun dan tercapai Rp121 triliun. Tahun ini kami yakin akan tercapai dengan nilai yang lebih besar. Terutama untuk investasi Jabar utara di kawasan Rebana," jelas dia.

Saat ini, di kawasan Rebana, tercatat ada delapan proyek yang tahun ini mulai ditawarkan. Sementara untuk Jabar Selatan, potensi investasi pada sektor ekonomi kreatif juga cukup tinggi. Terutama pengembangan sektor pariwisata dan pertanian.

"Investasi ini punya andil cukup besar terhadap ekonomi. Di mana 30 persen PDB didorong oleh realisasi investasi," imbuh Noneng.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto mengatakan, pihaknya mendorong iklim investasi yang baik di Jawa Barat. Realisasi investasi sebesar 4 persen, akan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 1 persen. Investasi akan mendorong ekonomi terus tumbuh, ditengah imbas pandemi yang belum usai.

"Ini penting direalisasikan agar ekonomi tumbuh dan penyerapan tenaga kerja tinggi. Tetapi memang koordinasi antara daerah perlu ditingkatkan, sehingga tidak ada investasi yang tak tergarap," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini