Tabrakan LRT Jabodebek, Harga Satu Trainset Capai Rp125 Miliar

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 320 2491551 tabrakan-lrt-jabodebek-harga-satu-trainset-capai-rp125-miliar-o5EP4MFLRA.jpg LRT Jabodebek Tabrakan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - LRT Jabodebek alami kecelakaan dalam uji coba. Dari video yang beredar terlihat ada satu gerbong terangkat ke atas.

Sebenarnya, pihak PT INKA baru saja selesai mengirim satu trainset terakhir LRT Jabodebek pada 17 Oktober 2021. INKA pun dimandatkan oleh pihak LRT untuk membuat 31 trainset.

Baca Juga: LRT Jabodebek Tabrakan, Bos Inka Minta Maaf ke Luhut hingga Erick Thohir

Dari informasi yang dirangkum tim MNC Portal Indonesia, Senin (25/10/2021), kontrak yang disepakati untuk merancang seluruh trainset tersebut senilai Rp3,9 triliun. Dengan demikian, satu rangkaian kereta LRT senilai Rp125 miliar.

Adapun dalam satu rangkaian mencakup enam kereta LRT. Dengan demikian, nilai satu kereta LRT mencapai Rp20,9 miliar. Setiap rangkaian ini rencananya dapat membawa sampai dengan 740 penumpang di saat normal atau maksimal 1.300–1.500 orang dalam kondisi padat. Menurut rencana, LRT ini akan beroperasi secara komersial pada pertengahan 2022 mendatang.

Baca Juga: LRT Jabodebek Tabrakan, Adhi Karya Hitung Kerugian

LRT Jabodetabek yang dirancang oleh perusahaan yang berlokasi di Madiun, Jawa Timur ini menggunakan teknologi yang baru dikembangkan di mana pada kereta ini tidak menggunakan tenaga masinis atau driverless.

Selain teknologi yang dikembangkan, desain dari LRT Jabodebek juga lebih disempurnakan. Setiap trainset dari LRT Jabodebek terdiri dari enam kereta, dan mampu melaju dengan kecepatan maksimal 100 km/jam.

Menariknya, untuk bahan baku atau material pembuatan kereta LRT Jabodebek ini didapati dari dalam negeri. Di samping itu, pembuatan kereta LRT tanpa masinis ini, merupakan komitmen dari sejumlah BUMN yang tergabung dalam konsorsium.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini